Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Desember 2022 | 20.31 WIB

Sterilisasi Disertai Pemeriksaan Identitas dan Rekayasa Lalin

TEMA KELUARGA: Dua bocah mengikuti rangkaian misa malam Natal di Gereja Kristus Raja, Sabtu (24/12). (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

TEMA KELUARGA: Dua bocah mengikuti rangkaian misa malam Natal di Gereja Kristus Raja, Sabtu (24/12). (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com – Tim Jihandak Gegana dan K-9 Polda Jatim serta Polrestabes Surabaya terjun langsung mengamankan beberapa gereja. Salah satunya, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Katedral Surabaya Sabtu (24/12). Pengamanan ketat dilakukan. Selain pemeriksaan kartu identitas jemaat yang datang, rekayasa lalu lintas diterapkan. Tujuannya, mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Jalan Polisi Istimewa ditutup sejak kemarin sore. Tepatnya, di sepanjang akses menuju HKY Katedral Surabaya. Skrining juga dilakukan secara ketat. Baik oleh petugas kepolisian maupun tim internal gereja tersebut. ’’Akses masuk jemaat sesuai undangan yang diterima,’’ kata Kapolsek Tegalsari Kompol Imam Mustolih kemarin siang.

Dia menuturkan, akses masuk gereja sesuai dengan sektor masing-masing. Di setiap sektor ada petugas yang mengidentifikasi. Termasuk mengecek identitas siapa saja yang hadir. Skrining tersebut disimulasikan sejak Jumat (23/12) malam.

Sementara itu, rekayasa lalin dilakukan untuk menjaga area gereja bebas dari aktivitas lain, terutama yang tidak berhubungan dengan peringatan Natal tahun ini. Parkir kendaraan jemaat ditempatkan di SMA Katolik St Louis 1 Surabaya. ’’Penjagaan ketat, di pintu gerbang juga ada petugas yang mengidentifikasi siapa yang hadir,’’ kata Imam.

Menurut dia, rekayasa lalin dilakukan sampai kegiatan di area Gereja HKY Katedral selesai. Romo Kepala Parodi Gereja HKY Katedral Surabaya Cornelius Triwidya Tjhahya Utama mengatakan, setidaknya ada 3,6 ribu jemaat yang hadir. Prosesi ibadat dilaksanakan secara offline atau hadir langsung di tempat. ’’Besok (hari ini, Red) ada ibadat online untuk lansia dan difabel,’’ ucapnya.

Dia menambahkan, proses misa Natal digelar dua gelombang. Sedangkan hari ini ada lima kali misa. Hanya, ada kemungkinan umat yang datang relatif lebih sedikit. Sebab, banyak yang beribadat di malam Natal.

Di lokasi lain, sterilisasi dan pengamanan menjelang Natal juga dilakukan di Gereja Katolik Kristus Raja kemarin siang. Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Satbrimob Polda Jatim bersama Polsek Tambaksari. Selain di tempat itu, sterilisasi dilaksanakan di dua gereja lain, yaitu Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Manyar.

Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayu Aji menuturkan, di wilayahnya ada 43 gereja. Pada malam Natal, pihaknya mengerahkan seluruh personelnya untuk melakukan pengamanan. Lebih lanjut, kegiatan pengamanan melibatkan lintas sektor. Mulai satpol PP, ormas, pihak keamanan gereja, hingga bhabinkamtibmas. ’’Seluruhnya bersinergi bersama,’’ tambahnya.

Secara terpisah, Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Christian Bagus Yulianto mengungkapkan, sejak kemarin siang pihaknya melakukan sterilisasi gereja bersama polsek setempat. Sebanyak 17 titik gereja telah disterilkan. Selanjutnya, pengamanan dilakukan bersama menjelang misa Natal. ’’Sebanyak 237 personel diterjunkan untuk pengamanan Natal,’’ terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan menerjunkan satu tim patroli berskala besar untuk melakukan kegiatan patroli. Nanti tim tersebut berpatroli mulai barat hingga timur. ’’Ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman saat Natal,’’ paparnya.

Romo Kepala Paroki Gereja Katolik Kristus Raja Hardo CM mengatakan, sebanyak 400 panitia akan membantu jalannya perayaan Natal di gereja tersebut. Menurut dia, perayaan Natal pada tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab, saat ini para umat telah diperbolehkan 100 persen ke gereja. ’’Sebelumnya hanya streaming online, tetapi tahun ini sudah bisa beribadat bersama secara langsung,’’ jelasnya.

Supaya memberikan rasa nyaman dalam beribadat, ada enam waktu yang dapat dipilih para jemaat. Yakni, Sabtu (24/12) ada 2 waktu ibadat dan Minggu (25/12) ada 4 waktu ibadat. Hardo mengatakan, tema Natal kali ini adalah Meningkatkan Semangat Persaudaraan, Saling Berpartisipasi, dan Peduli dalam Pelayanan. 

Wali Kota Turut Pastikan Malam Misa Aman



SORE hingga tadi malam, umat Kristiani memadati gereja untuk mengikuti ibadat Natal. Segala persiapan dan pengamanan sudah dilakukan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran ibadat.

Romo rekan kerja Gereja Hati Kudus Yesus (HKY) Katedral Surabaya Agus Sulistyo mengatakan, ada dua sesi misa yang digelar kemarin. Untuk hari ini (25/12), sesi misa lebih banyak. ’’Ada lima sesi untuk 25 Desember,” ujarnya.

Pengamanan sejak jemaat datang sudah dilakukan kemarin. Akses masuk dan keluar dibedakan. Agus menyatakan bahwa gereja tetap mengingatkan kepada jemaat untuk patuh protokol kesehatan. Seluruh jemaat wajib mengenakan masker.

Di momen misa (24/12), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi empat gereja didampingi Forkopimda Surabaya. Ketika di HKY Katedral, Eri sempat titip doa kepada para jemaat. ’’Saya minta tolong, bantu doakan Surabaya. Supaya menjadi kota yang nyaman, aman, dan bahagia selalu,” ujarnya lirih.

Eri mengungkapkan, dirinya ikut senang saat tiba di HKY Katedral disambut dengan banyak orang, termasuk bukan dari nonmuslim. Menurut dia, hal itu menunjukkan rasa toleransi masyarakat Surabaya sangat besar. Dia menjamin pihaknya bersama jajaran forkopimda memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh jemaat.

Selain HKY Katedral, Eri berkunjung ke Gereja Bethany di Jalan Nginden Intan, GPIB Nazareth, dan Gereja Sidang Jemaat Allah Jalan Ambengan. Mantan kepala bappeko itu meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) turut serta turun membantu menjaga keamanan misa.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Arif Fazlurrahman menuturkan, khusus dua gereja, Hati Kudus Katedral dan Maria Tak Bercela, dilakukan penutupan jalan. Hal itu bertujuan memberikan rasa nyaman dan aman kepada para jemaat. ’’Gereja lain juga disiagakan pengamanan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Arif, pihaknya akan menyekat 14 titik di jalanan Surabaya pada momen malam tahun baru. Penyekatan dilakukan untuk memastikan kondusivitas Surabaya. Penyekatan dimulai pukul 22.00.

Beberapa lokasi tersebut tersebar di seluruh wilayah. Antara lain, Taman Pelangi, depan Kebun Binatang Surabaya, exit toll Jalan Ahmad Yani, dekat Tugu Pahlawan, Jalan Karangpilang–Mastrip, exit toll Gunungsari, sekitar Lenmarc Mall dan Pakuwon Surabaya Barat, exit toll Satelit, exit toll Banyu Urip, depan Terminal Osowilangun, Rungkut Menanggal, MERR, serta wilayah Surabaya Utara di sekitar Jalan Kedung Cowek dan Kenjeran.

---

SEMUA UNSUR IKUT MENGAMANKAN

- Petugas kepolisian dibantu berbagai unsur dan pengamanan internal gereja melakukan sterilisasi

- Pemeriksaan identitas dan undangan dilakukan kepada jemaat sebelum memasuki gereja

- Rekayasa lalu lintas dilakukan di sejumlah jalan untuk melancarkan arus lalu lintas saat ibadat Natal berlangsung

- Polres Tanjung Perak mengerahkan 237 personel dalam pengamanan Natal

- Polres Tanjung Perak menerjunkan satu tim patroli berskala besar pada malam Natal

- Polres Tanjung Perak bekerja sama dengan polsek setempat untuk pengamanan Natal

- Kolaborasi lintas sektor meliputi organisasi masyarakat (ormas), satpol PP, dishub, dan TNI dalam pengamanan Natal

- Sterilisasi di beberapa gereja besar sejak Sabtu (24/12) pagi

Sumber: Diolah dari berbagai sumber



Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore