Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Agustus 2022 | 19.19 WIB

Sekolah Kristen Gloria Bekali Ilmu Akademik dan Life Skill

Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Kristen Gloria yang membekali siswanya agar siap menghadapi era Society 5.0. - Image

Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Kristen Gloria yang membekali siswanya agar siap menghadapi era Society 5.0.

JawaPos.com - Ilmu terus berkembang, laju teknologi tak pernah berhenti. Siswa harus punya kemampuan mumpuni untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Memahami tantangan tersebut, Kepala Operasional Deborah Indriati menyiapkan para siswa SMP-SMA Kristen Gloria dengan kurikulum serta metode yang tepat sekaligus up-to-date. Selain akademik, menurut dia, sekolah harus mampu mengembangkan life skill siswa dalam sosial dan spiritual.

’’Capaian akademik bukan satu-satunya tolok ukur siswa, melainkan bagaimana mereka mengisi hidup selama tiga tahun bersekolah. Kematangan sosial, emosi, dan spiritual harus dikelola dengan baik,” ungkap Deborah.

Beberapa core value menjadi pegangan Sekolah Kristen Gloria. Yakni, godliness, lifelong learning, obedience, responsibility, integrity, dan adaptability. Semuanya diterapkan dalam seluruh program dan kegiatan sekolah agar siswa senantiasa berkembang. Salah satu kegiatan unggulan yang membentuk karakter siswa disiplin, taat, dan takut akan Tuhan adalah Boys’ Brigade yang melatih kedisiplinan siswa berdasar nilai-nilai Kristiani.

Bukan cuma siswa, Sekolah Kristen Gloria juga terus mendorong para pengajar untuk upgrade kemampuan. Guru harus open mind, punya sikap keterbukaan, dan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan. Guru perlu ikut belajar keahlian baru di bidang teknologi karena harus menjadi fasilitator pembelajaran bagi anak-anak generasi Z yang merupakan digital native.

”Guru adalah orang yang menyentuh masa depan. Hal itu sangat relevan untuk menjelaskan betapa sentral peran para guru. Tidak hanya sebatas mengajar mata pelajaran di sekolah, guru harus mampu melihat masa depan dan mempersiapkan anak-anak didik menghadapi perubahan di masa datang,’’ ujar Deborah.

Kepala Operasional KB-TK-SD Kristen Gloria Ribka Feriyana menambahkan, Sekolah Kristen Gloria memberikan ruang-ruang yang cukup bagi peserta didik untuk berani bereksperimen. Dari sana akan menghasilkan siswa yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan.

Photo

Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Kristen Gloria yang membekali siswanya agar siap menghadapi era Society 5.0. (FOTO: ANDRIANSYAH POETRA/JAWA POS)

’’Kami tidak hanya mentransfer pelajaran-pelajaran akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,’’ ujar Ribka. Pada akhirnya, pembelajaran tersebut bisa diaplikasikan pada kehidupan dan bermanfaat saat menghadapi dunia kerja.

Fasilitasi Siswa Kembangkan Minat dan Bakat
Kepala SMA Kristen Gloria 1 Kennedy Yuandy mengungkapkan, pihaknya menerapkan pembelajaran yang lebih mengarah dan mengena pada kehidupan sehari-hari. Siswa dituntut memecahkan masalah dengan memperdalam dan menerapkan konsep dari berbagai disiplin ilmu dalam pembuatan project yang kemudian dipresentasikan. Mereka bekerja secara tim agar kemampuan berkolaborasi juga tercipta.

’’Targetnya, menanamkan kemampuan beradaptasi dengan cepat, memberikan pengalaman belajar yang mendalam, dan digunakan untuk menghadapi perubahan,” tambah Kennedy.

Di jenjang SMA, siswa juga disiapkan untuk studi lanjutan. Siswa akan mengikuti tes minat dan bakat. Hal itu bertujuan memastikan siswa diarahkan sesuai bidang yang diminati. Gambaran tentang jurusan-jurusan saat kuliah juga diberikan. Bahkan, SMA Kristen Gloria membantu mempersiapkan siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

Minat dan bakat juga diwadahi lewat puluhan ekstrakurikuler dan klub di SMA Kristen Gloria. Mulai akademik hingga nonakademik seperti art, cooking class, basket, futsal, math club, chemistry club, geography club, dan masih banyak yang lainnya.

”Misalnya di cooking class, siswa tak hanya diberi ilmu mengolah dan menyajikan makanan, tapi juga bagaimana berbisnis di F&B. Jadi, mereka sekaligus diberi skill untuk berwirausaha,’’ ujar Kennedy.

Photo

Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Kristen Gloria yang membekali siswanya agar siap menghadapi era Society 5.0. (Foto: Riana Setiawan/Jawa Pos)

Perihal teknologi, Sekolah Kristen Gloria juga tak pernah ketinggalan. Berbagai kegiatan disediakan untuk meningkatkan skill siswa di bidang IT. Di Singapura, sejak 2020, coding atau bahasa pemrograman telah menjadi pelajaran wajib bagi siswa. Setiap siswa pun memahami program-program komputer dan aplikasi digital yang kelak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka.

”Tak ingin ketinggalan, kami juga memfasilitasi siswa dengan bimbingan programming atau coding. Mereka bisa belajar di ruang komputer dengan bimbingan guru profesional yang mumpuni di bidang programming,” ungkap Kennedy. Ada juga klub podcast yang kontennya merupakan hasil olah kreatif para siswa berkolaborasi dengan para guru.

Tertarik dengan program dan fasilitas di Sekolah Kristen Gloria? Sekolah Kristen Gloria membuka pendaftaran untuk calon siswa baru sejak 1 Agustus. Pendaftaran dilakukan lewat online. Selain pendaftaran reguler, Sekolah Kristen Gloria mempermudah siswa untuk masuk melalui beberapa jalur khusus. Di antaranya, putra-putri dosen, jalur prestasi akademis, dan prestasi nonakademis.

Khusus nonakademis, ada jalur seni, olahraga, dan kreatif. Pada 13 Agustus nanti, Sekolah Kristen Gloria menggelar open day. Calon siswa dan orang tua bisa mengunjungi sekolah yang dituju untuk melihat langsung fasilitas. Open day digelar pukul 08.00–12.00 WIB.

 

 

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore