Polisi cepek pakai QRIS di Sidoarjo
JawaPos.com - Metode pembayaran dengan QRIS semakin disukai oleh masyarakat, khususnya yang gemar berbelanja. Semua pedagang pun bisa mendaftar QRIS dengan cukup mudah dan membuat transaksi menjadi semakin nyaman.
Namun keunikan terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur, karena QRIS juga digunakan oleh seorang polisi cepek.
Dari video yang diunggah oleh akun Instagram @aslisuroboyo, menunjukkan seorang polisi cepek di kawasan Aloha, Sidoarjo yang berkalungkan kode QRIS di tubuhnya.
Akun tersebut pun mencoba menscan kode QRIS tersebut dan melakukan pembayaran sebagai tanda terima kasih, karena polisi cepek tersebut membantu perjalanan mereka.
Pembayaran pun dinyatakan berhasil pada kode QRIS dengan nama ‘Polisi Cepek Aloha 1’ tersebut.
Postingan tersebut pun ramai dikomentari oleh warganet, khususnya warga Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya.
Komentar tersebut berisi pro dan kontra tentang penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran polisi cepek.
“Tukang parkir sby gak isin ta ndelok polisi cepek sing gelem gawe qris (Tukang parkir Surabaya apa tidak malu melihat polisi cepet mau pakai QRIS),” kata @fr.syahrudin menyinggung penolakan pembayaran menggunakan QRIS dari Paguyuban Juru Parkir Surabaya beberapa waktu lalu.
“Lebih ikhlas ngasih polisi cepek drpd jukir alfa indo yg cuma bondo prit²an, ga nyebrangno ga opo (Lebih ikhlas ngasih polisi cepek daripada jukir alfa indo yang cuma modal peluit, tidak menyebrangkan),” ujar @newendahsr30.
“Buka jendela ngasih uang sambil muter kdng sek iwuh (masih sulit) lah tambah suruh scan qris aku nyerah pak,” tulis @maybelltina.
“Malah egkok akeh kasus jambret. Soale podo ngetokno HP kabeh. Di delok ae (Malah nanti banyak kasus jambret. Soalnya mengeluarkan HP semua. Dilihat saja),” ucap @nuzul.utama.
Tidak sedikit juga yang malah menanggapi pekerjaan polisi cepek yang membantu banyak pengendara di beberapa kawasan jalanan.
“Mending polisi cepek dari pada kang parkir. Gak ngarahin . Gak Noto . Wayae moleh moro² jumbul, (Mending polisi cepek daripada tukang parkir. Nggak ngarahin. Nggak menata. Ketika mau pulang tiba-tiba muncul)” kata @suci_arshava.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
