Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Maret 2022 | 02.15 WIB

Tambah Tiga Pos di Barat, PMK Surabaya Persingkat Waktu Respons

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Pos pemadam kebakaran (PMK) di wilayah-wilayah Kota Surabay segera ditambah. Tahun ini ada rencana membangun tiga pos baru di wilayah barat. Tujuannya, mempercepat kedatangan petugas PMK ke lokasi kejadian. Sebab, waktu ideal yang dibutuhkan maksimal 10 menit.

Kepala Dinas PMK dan Penyelamatan Surabaya Dedik Irianto menyatakan, pembangunan pos PMK tahun ini difokuskan di wilayah padat penduduk. Di wilayah barat, ada tiga kecamatan yang bakal dibangun pos PMK. Yakni, Kecamatan Wiyung, Lakarsantri, dan Sukomanunggal.

Menurut Dedik, waktu respons petugas PMK ke lokasi kejadian menjadi salah satu tolok ukur standar pelayanan. Semakin cepat petugas datang, semakin tinggi pula peluang untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk atas suatu kejadian.

’’Kalau bicara konteksnya kebakaran, kecepatan sangat penting. Semakin cepat datang, semakin cepat api dipadamkan. Idealnya, 7‒10 menit,” ujarnya kemarin (27/2).

Tidak hanya dalam hal kejadian kebakaran. Dedik mencontohkan ada laporan terkait orang tenggelam. Yang diterjunkan bukan hanya petugas dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). Petugas PMK juga dilibatkan dalam upaya penyelamatan.

Nah, kebetulan pos PMK sudah tersebar di hampir semua wilayah. Namun, ada beberapa wilayah yang masih perlu penambahan. ’’Tiga wilayah itu, misalnya. Nanti kalau sudah dibangun posnya, ada petugas yang stand by di sana. Jadi, sewaktu-waktu ada kejadian, petugas bisa langsung meluncur ke lokasi,” terangnya.

Mantan kepala bagian administrasi pemerintahan dan otonomi daerah (BPOD) itu mengakui, penentuan lokasi pembangunan memang tidak mudah. Ada beberapa pertimbangan yang harus diambil.

Selain lokasinya yang strategis dalam hal akses jalan, harus ada sumber air di sekitar tempat berdirinya pos tersebut. Sebab, yang disiagakan di pos PMK nanti bukan hanya mobil pemadam. Truk tangki pengangkut air juga akan disiapkan di tempat.

’’Maka, sumber air menjadi salah satu syarat utama pembangunan pos PMK. Sudah kami sampaikan ke cipta karya (dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta pertanahan atau DPRKPP, Red),” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKPP Iman Krestian mengatakan sudah menyiapkan anggaran untuk membangun pos PMK baru. Dibutuhkan Rp 1,5 miliar‒Rp 2 miliar untuk membangun satu pos. ’’Jenis pekerjaannya bangunan bertingkat. Jadi, memang kebutuhan anggarannya besar,” terangnya.

Iman belum bisa memastikan kapan rencana pekerjaan tersebut dilelang. Yang jelas, kegiatan itu sudah masuk sistem rencana umum pengadaan (sirup) yang terdaftar di LKPP milik pemerintah pusat.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore