
Ilustrasi tahanan.
JawaPos.com–Kasus Adita Rosadi, warga Rembang, Jawa Tengah, yang diamankan karena telah membeli handphone dari pelaku pembunuhan di Menganti, Gresik, menjadi sorotan Ombudsman Jawa Timur.
Aditya Rosadi diduga mengalami kekerasan dan penganiayaan oleh oknum kepolisian Polres Gresik. Kerabat Aditya Rosadi menyampaikan, kondisi Aditya mengalami memar hingga bekas-bekas disetrum serta dianiaya di bagian alat kelamin.
Humas Polres Gresik Iptu Wiwit Mariyanto mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil dari pemeriksaan dan konfirmasi kepada unit Reskrim. ”Sudah ada di Instagram @Polresgresik_official,” kata Wiwit Mariyanto singkat.
Pantauan JawaPos.com, Polres Gresik menyampaikan bahwa hasil periksa reserse Gresik dan RSUD Ibnu Sina tidak ditemukan adanya tanda kekerasan terhadap tubuh AR (Aditya). Berdasar hasil penyidikan, AR penuhi unsur pasal 480 KUHP.
Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Timur Agus Muttaqin buka suara. Agus mempersilakan orang tua Aditya Rosadi untuk melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada Ombudsman Jawa Timur.
”Ombudsman siap memberikan pengawalan. Karena bisa masuk kategori maladministrasi penyimpangan prosedur dalam pemeriksaan tersangka (Aditya Rosadi) selama proses hukum,” tutur Agus.
Sebelumnya, Kerabat Aditya yang enggan disebutkan namanya menyatakan, Aditya tidak tahu jika handphone yang dibelinya berasal dari kejahatan. Hengky dan Irfan membunuh Aris Suprianto, warga Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur.
”Aditya membeli handphone itu secara cash on delivery setelah tahu ada unggahan di media sosial. Aditya ini tidak mengenal Hengky atau Irfan,” ungkap salah satu kerabat Aditya saat dihubungi JawaPos.com.
Kerabat Aditya sudah menemui Aditya dan mendapatkan banyak fakta yang tidak terduga. Salah satunya yakni penganiayaan yang dialami Aditya selama proses penyidikan kasus pembunuhan Aris Suprianto itu.
Kerabat Aditya itu membagikan satu rekaman suara ketika Aditya dikonfirmasi mengenai penganiayaan yang dialami. Dalam rekaman itu, Aditya mengungkapkan, saat diinterogasi Polres Gresik, dia mengalami penyiksaan. Seperti, disetrum, dipukul di area pipi, hingga dibakar di area alat kelamin.
”Jadi, saya disemprot alat pembasmi nyamuk lalu dikorek di bawah itu alat kelamin. Jadi, rambut alat kelamin kebakar. Ini merah-merah bekas dibakar,” ujar Aditya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
