Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juli 2023 | 03.10 WIB

5 Tugu yang Dibangun untuk Mengenang Sejarah Kemerdekaan Indonesia, Ada juga di Surabaya

Monumen Bajra Sandhi Renon terletak di jantung Kota Denpasar. (denpasarkota.go.id) - Image

Monumen Bajra Sandhi Renon terletak di jantung Kota Denpasar. (denpasarkota.go.id)

JawaPos.com - Tugu merupakan bangunan yang memiliki potensi untuk menjadi landmark di suatu daerah. Salah satu tujuan pembangunan tugu yaitu untuk mengabadikan dan mengenang suatu peristiwa penting atau bersejarah.

Selain itu, tugu juga seringkali dibangun untuk menghormati individu atau kelompok yang telah memberikan kontribusi berharga di berbagai bidang, seperti pahlawan nasional dan pejuang kemerdekaan. Tugu ini menjadi sebuah lambang penghargaan dan rasa terima kasih terhadap jasa yang telah diberikan.

Dikutip JawaPos.com dari buku Monumen Perjuangan Jawa Timur, monumen perjuangan dapat memberikan visualisasi akan peristiwa-peristiwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia, sesuai dengan konteks ruang dan waktu. Dengan demikian, tugu menjadi bangunan yang bernilai penting untuk melestarikan dan mempertahankan ingatan masyarakat Indonesia terhadap peristiwa bersejarah.

Dari sekian banyak tugu yang ada di Indonesia, berikut lima tugu yang dibangun untuk mengenang kemerdekaan Indonesia. Simak ulasan singkatnya:

Baca Juga: Chord Lagu Asmalibrasi dari Soegi Bornean Beserta Maknanya

1. Tugu Pahlawan Surabaya

Surabaya adalah salah satu kota yang menjadi bagian penting dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Monumen yang terletak di pusat kota Surabaya ini menjadi ikon karena kisahnya yang kelam.

Tugu Pahlawan didirikan untuk mengenang kisah perjuangan arek-arek (warga) Suroboyo yang gugur melawan penjajahan Belanda dalam pertempuran 10 November 1945. Saat ini, Tugu Pahlawan dapat menjadi wisata sejarah dengan mengunjungi Museum Sepuluh November yang berada di satu lokasi.

2. Monumen Bandung Lautan Api

Monumen yang berada di pusat Kota Bandung ini dibangun sebagai penghormatan terhadap peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api yang terjadi pada 1946. Pada saat itu, penduduk Bandung melawan Agresi Militer Belanda II dengan membakar rumahnya dan meninggalkan kota menuju daerah pengunungan di selatan Bandung. Saat ini, kawasan Bandung Lautan Api menjadi lokasi berkegiatan warga, seperti jalan-jalan, berkuliner, dan olahraga.

3. Tugu Perjuangan Rakyat Bali

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Bangunan Monumen Perjuangan Rakyat Bali yang dibangun di area Niti Mandala Denpasar ini menyerupai Bajra (genta) atau lonceng suci (Sandhi) yang biasa digunakan oleh pendeta Hindu saat mengucapkan mantra dalam upacara persembahyangan. Karena itu, monumen ini juga dikenal sebagai Monumen Bajra Sandhi.

Baca Juga: Joko Anwar Garap Siksa Kubur, Berharap Bisa Lebih Baik dari Film Sebelumnya

Uniknya, monumen ini memiliki 17 anak tangga dan 8 tiang agung setinggi 45 meter. Angka-angka tersebut melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945. Saat ini, Tugu Perjuangan Rakyat Bali menjadi museum sejarah yang sering dikunjungi untuk berwisata sambil belajar dan sebagai lokasi pameran untuk berbagai acara.

4. Tugu Proklamasi

Tugu Proklamasi dibangun untuk mengenang pembacaan proklamasi kemerdekaan Soekarno-Hatta di Rumah Soekarno, Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Monumen ini dibangun di atas rumah Soekarno yang telah dirobohkan dengan melibatkan beberapa pematung, di antaranya  Ir. Budiono Soeratno, I Sardono Sugiyo, Y. Sumartono, Drs. Nyoman, dan G. Sidarta Sugiyo.

Pada 1980, Tugu Proklamasi diresmikan oleh Presiden Soeharto dan menjadi landmark yang sangat penting di negara ini karena untuk mengenang kemerdekaan Indonesia. Tugu Proklamasi terdiri dari Tugu Petir, Patung Soekarno-Hatta, dan Tugu Wanita. Saat ini, Tugu Proklamasi dapat menjadi destinasi wisata bersejarah saksi bisu kemerdekaan yang sangat cocok dikunjungi jika ke Jakarta.


5. Tugu Muda Semarang

Pembacaan proklamasi kemerdekaan tidak menandakan berakhirnya perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah. Pada 14 sampai 18 Oktober 1945, masyarakat Semarang berjuang melawan tentara Jepang karena ingin merampas kemerdekaan yang baru saja diperoleh Indonesia.

Tugu Muda diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 20 Mei 1953 dan menjadi monumen yang penting untuk mengenang aksi heroik masyarakat Semarang dalam pertempuran sengit yang dilakukan selama lima hari. Saat ini, Tugu Muda dapat menjadi destinasi wisata sejarah di Semarang karena letaknya di seberang bangunan Lawang Sewu.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore