Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juni 2022 | 06.20 WIB

Hamilton: Saya Sudah Sering Menjadi Sasaran Rasisme

Mercedes - Image

Mercedes

JawaPos.com  - Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton mengaku sering menjadi sasaran rasisme. Dia menyatakan, perlunya perubahan pada pola pikir diskriminatif yang ia sebut sudah ketinggalan zaman.

Isu rasisme kembali mencuat di dunia otomotif menyusul komentar miring mantan juara dunia F1 asal Brasil Nelson Piquet terhadap Hamilton.

Piquet mengkritik Hamilton karena menyebabkan kecelakaan yang melibatkan Max Verstappen pada GP Inggris tahun lalu. Dia kemudian menyebut pembalap Inggris itu dengan kata ganti berbau rasisme, dalam bahasa Portugis.

Seperti dilansir Crash mengutip media Brazil, Piquet mengatakan, "Si (panggilan rasis) menempatkan mobilnya di kiri dan karena tidak ada cara untuk menyalip dua mobil di tikungan itu. Dia melakukan cara kotor."

Menyusul insiden kecelakaan di lap pembuka GP Inggris itu, Verstappen harus dilarikan ke rumah sakit, meskipun lolos dari cedera serius. Hamilton kemudian keluar sebagai pemenang di Silverstone.

Hamilton buka suara lewat sosial media sebelum membalap di Silverstone akhir pekan ini.

"Ini lebih dari sekadar bahasa. Pola pikir kuno ini harus berubah karena tidak memiliki tempat di olahraga kami," cuit Hamilton di Twitter, tanpa mengacu secara spesifik kepada omongan Piquet.

"Saya dikelilingi oleh sikap-sikap seperti ini dan menjadi terget (rasisme) di sepanjang hidup saya. Banyak waktu untuk belajar. Saatnya bertindak."

Piquet, yang meraih gelar juara dunia F1 tiga kali pada tahun 1980-an, adalah ayah dari kekasih Verstappen, Kelly Piquet.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore