
Kurniahu meninggal dunia di usia 66 tahun. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia bulu tangkis Indonesia. Salah satu legenda Kurniahu, yang juga ayah Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1).
Meninggalnya Kurniahu diungkapkan oleh akun media sosial Instagram resmi Gideon Badminton Academy. Kurniahu adalah pendiri klub yang baru berdiri pada Oktober 2020.
"Selamat jalan pak Kur. Keluarga besar Gideon Badminton Academy menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Kurniahu Tjio Kay Kie, pendiri dan pembina Gideon Badminton Academy," tulis akun tersebut pada Kamis pagi.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan," tambah doa akun yang sama.
Kurniahu meninggal di usia ke-66 tahun. Almarhum termasuk legenda bulu tangkis Indonesia, di mana dia aktif pada era akhir 70-an dan 80-an di rangkaian turnamen internasional.
Saat itu Kurniahu terlibat dalam persaingan dengan legenda bulu tangkis Infonesia lain seperti Liem Swie King dan Rudi Hartono. Salah satu prestasi terbesar dirinya saat aktif menjadi pebulutangkis adalah menempati ranking tujuh dunia di sektor tunggal putra pada tahun 1981.
Setelah pensiun, Kurniahu beralih menjadi seorang pelatih. Dia membina pemain-pemain di klub PB Tangkas Jakarta dan menelurkan sejumlah pemain hebat.
Selain itu, Kurniahu juga jadi sosok penting di balik kehadiran Marcus Fernaldi Gideon. Dia merupakan ayah eks partner Kevin Sanjaya Sukamuljo itu hingga sukses menempati nomor satu dunia selama 200 pekan alias lima tahun.
Terakhir, Kurniahu merupakan pendiri Gideon Badminton Academy. Ia juga aktif sebagai pembina klub yang kini secara perlahan mulai menghasilkan bibit unggul.
"Dedikasi, ketulusan, dan jasa beliau dalam membangun serta membina Gideon Badminton Academy akan selalu kami kenang dan menjadi inspirasi bagi kami semua," tutup Gideon Badminton Academy.
Ucapan bela sungkawa membanjiri unggahan tersebut. Sejumlah legenda turut menyampaukan duka cita dan kehilangan atas kepergian Kurniahu.
Begitu pula PP PBSI, dalam Instagram resminya turut mengunggah ucapan duka cita atas berpulangnya Kurniahu. Kebetulan Kurniahu juga menjabat sebagai Waketum II Pengprov PBSI DKI Jakarta
"Keluarga besar PP PBSI menyampaikan turut berdukacita atas berpulangnya Kurniahu Gideon, Waketum II Pengprov PBSI DKI Jakarta yang juga ayahanda dari Marcus Fernaldi Gideon," tulis PBIS.
"Selamat jalan pak Kurniahu, terima kasih untuk semua sumbangsih dan pengorbanan bagi bulutangkis Indonesia. Rest in peace," imbuh akun badminton.ina

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
