Atlet esports muda Indonesia, Michael Julius Cezar, sukses mengamankan medali perak dari nomor eFootball Console di Asian Youth Games 2025. (Dok: NOC Indonesia)
JawaPos.com - Cabang olahraga esports menyumbang satu medali perak dalam ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 lewat nomor eFootball Console. Keberhasilan medali tersebut jadi bukti pembinaan akar rumput yang dilakukan oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).
Indonesia telah menyelesaikan AYG 2025 dengan menempati urutan ke-15. Kontingen Merah Putih mengoleksi empat emas, enam perak, dan 18 perunggu.
Total 28 medali tersebut diraih kontingen Indonesia dari berbagai cabor. Salah satunya adalah esports, di mana atlet muda Michael Julius Cezar, sukses mengamankan medali perak dari nomor eFootball Console.
Dalam perjalanannya, Michael Julius Cezar menunjukkan performa yang sangat stabil di babak penyisihan grup. Ia mampu melaju tanpa kebobolan satu gol pun dalam empat pertandingan.
Sayang pada partai puncak, Michael berhadapan dengan atlet tangguh dari Thailand, Sirawut Rungratsikul. Michael harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-3 meski sudah memberikan perlawanan tangguh.
Meski gagal meraih emas, pencapaian Michael Julius Cezar tetap dapat jempol dari federasi. Ketua Umum PB ESI, Budi Gunawan, menyambut gembira pencapaian ini dan menegaskan bahwa prestasi tersebut adalah hasil dari pembinaan yang terstruktur.
Menurut PB ESI, pencapaian Michael Julius Cezar menandai sebuah terobosan bersejarah dan menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam mengembangkan ekosistem olahraga modern.
"Prestasi ini adalah bukti nyata dari komitmen PB ESI dalam melakukan pembinaan atlet secara sistematis dan berjenjang," ujar Budi Gunawan dalam keterangan resminya, Sabtu (1/11).
"Medali perak yang diraih Michael Julius Cezar di Asian Youth Games 2025 ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan ekosistem kompetitif yang kami bangun dari tingkat akar rumput," tambahnya.
Budi Gunawan menambahkan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan sebuah batu loncatan penting. Besar harapannya Michael dan atlet-atlet muda Esports Indonesia ke depan bisa lebih baik di panggung dunia.
"Kami tidak akan berhenti di sini. Ini adalah momentum untuk terus bekerja keras menjadikan Indonesia sebagai kekuatan esports yang dominan di panggung dunia, sesuai dengan visi jangka panjang kita," tegasnya.
Pencapaian Michael meraih perak AYG 2025 ini sekaligus memvalidasi strategi nasional PB ESI yang fokus pada pengembangan atlet usia muda.
Sebelumnya, Indonesia telah menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar Juara Umum di Kejuaraan Dunia Esports IESF 2024 dan menyapu bersih medali emas di ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
