
Kento Momota saat bekerja sebagai reporter dan mewawancarai rekannya, Takuro Hoki. (Dok: BWF)
JawaPos.com - Mantan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia, Kento Momota muncul dengan profesi baru. Setahun setelah memutuskan pensiun, rival Anthony Ginting itu kini kembali ke dunia yang membesarkan namanya, namun sebagai reporter.
Pada masanya, Kento Momota dikenal sebagai pebulu tangkis paling disegani di sektor tunggal putra. Dia pernah sangat superior karena mampu menyabet banyak prestasi dan pencapaian istimewa.
Kento Momota tercatat pernah merebut dua gelar Kejuaraan Dunia BWF, dua gelar Asia, satu mahkota All England, tiga medali perak Piala Sudirman, dan peringkat 1 dunia selama lebih dari dua tahun.
Bahkan pada 2019, Kento Momota pernah meraih rekor bersejarah dengan memenangkan 11 gelar dalam satu musim. Pencapaian dan prestasinya saat itu membuat dia bak monster di sektor tunggal putra.
Tapi Momota yang bisa dibilang rival berat Anthony Ginting semasa berkarier, memutuskan gantung raket pada Mei 2024. Tepatnya setelah Piala Thomas 2024 di Chengdu, Tiongkok. Dia pensiun di usia 30 tahun.
Setelah pensiun, Momota sempat menjajal dunia kepelatihan. Tapi kini dia muncul lagi dengan profesi yang berbeda. Momota mendadak hadir dalam Kejuaraan Dunia 2025, tapi bukan di lapangan, melainkan di tribune media.
Kento Momota duduk di tribune media Adidas Arena, Paris sambil mengenakan headset, bersandar di meja komentator. Dia tampak fokus menyaksikan pertandingan-pertandingan yang berlangsung di Kejuaraan Dunia 2025.
Usut punya usut, Kento Momota ternyata kini telah beralih profesi sebagai reporter dan komentator. Dia pun menjalankan tugasnya dengan mewawancarai atlet setelah pertandingan. Yakni rekan senegaranya, duet ganda putra Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang kalah di semifinal dari duet Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
“Ini pertama kalinya saya melakukan peran ini dan saya sangat gugup. Cukup sulit memikirkan apa yang harus saya tanyakan kepada mereka setelah pertandingan, jadi rasanya lucu sekali merasa sangat gugup di depan mereka,” ujar Momota dalam laman resmi BWF.
“Wawancara saya dengan Hoki dan Kobayashi sangat menyenangkan. Mereka hanya satu tahun lebih muda dari saya dan kami bersekolah di SD dan SMP yang sama, jadi saya mendapat inspirasi dari mereka," imbuh dia.
Pria kelahiran 1 September 1994 itu bercerita, awalnya dirinya sebenarnya tak tahu apa yang harus dilakukan sebagai komentator. Dia hanya mengikuti arahan dari medianya, TV Asahi saat memulai.
“Saya tidak melakukan riset apa pun, tetapi staf TV Asahi yang melakukannya, jadi saya menggunakan informasi itu," katanya.
“Tentu saja saya suka bermain bulu tangkis dan saya suka menonton bulu tangkis. Ketika saya menerima tawaran mereka, saya sangat bersemangat. Saya langsung mengiyakan," tambahnya saat ditanya kenapa mau jadi komentator.
Lebih lanjut Momota mengatakan bahwa hasrat untuk bermain lagi sempat muncul ketika menyaksikan Kejuaraan Dunia 2025. Semangatnya dalam bertanding ternyata tak pernah hilang.
“Selama Kejuaraan Dunia, saya ingin bermain bulu tangkis. Bukan di turnamen tertentu, tapi saya merasa seperti, ‘Oh ya, saya ingin bermain bulu tangkis’,” ucapnya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
