Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada Thailand Masters 2025, Rabu (29/1). (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Wakil Indonesia pada nomor ganda campuran tampil sempurna di babak kedua Thailand Masters 2025. Hanya ada satu yang gagal lolos perempat final lantaran mengalami perang saudara.
Hari yang penuh gairah di Nimibutr Stadium, Bangkok, Kamis (30/1) menjadi saksi betapa kuatnya dominasi wakil Indonesia di nomor ganda campuran Thailand Masters 2025. Sektor ganda campuran tampil luar biasa di babak kedua Thailand Masters 2025. Hampir semuanya berhasil melangkah ke perempat final.
Empat pasangan sukses melangkah ke perempat final, sementara satu pasangan harus gugur dalam pertarungan sengit sesama Indonesia. Laga paling emosional terjadi ketika Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berhadapan dengan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dalam sebuah perang saudara.
Sejak awal, pertandingan berlangsung ketat. Rehan/Gloria berusaha memberikan perlawanan terbaik mereka, namun Dejan/Fadia tampil lebih solid dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-19, 21-13.
Dengan hasil ini, Rehan/Gloria harus mengubur impian mereka melangkah lebih jauh, sementara Dejan/Fadia melaju ke babak selanjutnya. Meski harus ada yang tersisih, kemenangan tetap menjadi milik Indonesia.
Di pertandingan lain, tiga pasangan Indonesia sukses mengamankan tiket perempatfinal dengan kemenangan meyakinkan.
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tampil dominan di atas lapangan. Mereka tak memberi celah sedikit pun bagi wakil tuan rumah, Surasit Ariyabaraneekul/Atitaya Povanon.
Dengan dominasi penuh, Jafar/Felisha menyapu bersih kemenangan dua gim langsung, 21-10, 21-10. Mereka lantas mengamankan tiket babak selanjutnya.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menghadapi ujian ketahanan melawan pasangan Tiongkok, Li Yi Hong/Bao Li Jing. Kedua pasangan bertarung sengit dalam adu rally panjang.
Namun, dengan ketenangan dan strategi yang matang, Amri/Nita memastikan tiket ke perempat final dengan kemenangan 21-18, 21-18.
Terakhir adalah Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang harus berjuang keras dalam tiga gim. Mereka terlibat duel dramatis melawan pasangan Malaysia Loo Bing Kun/Ho Lo Ee.
Setelah tampil gemilang pada gim pertama, Adnan/Indah sempat kehilangan gim kedua. Namun, di gim penentuan, mereka bangkit dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-7, 18-21, 21-14.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
