
Jake Dennis (depan) dinobatkan sebagai juara dunia Formula E setelah menang di Inggris. (Antara)
JawaPos.com – Pembalap tim Avalanche Andretti, Jake Dennis, berhasil merebut gelar juara dunia pada ajang balap mobil listrik Formula E usai menyelesaikan putaran terakhir musim sembilan di kampung halamannya di London, Inggris.
“Saya kehilangan kata-kata, jujur. Kemenangan ini sangat berarti bagi saya, dan para kru yang berdiri di luar sana. Kami telah mengerahkan segalanya di kejuaraan ini. Sejujurnya rasanya semua orang berlomba melawan diri sendiri, tapi kami baru saja menjadi juara dunia! Saya sangat bahagia untuk diri saya sendiri, tim, semua orang… kami sangat pantas mendapatkan ini,” kata Dennis dikutip dari keterangan resmi, Minggu (30/7).
Ini merupakan gelar juara dunia pertama bagi Dennis, sekaligus kemenangan perdana bagi tim Amerika Serikat, Andretti.
Demi mencapai kemenangan tersebut, Dennis bersaing ketat di balapan pamungkas dengan para kompetitor kuat di musim ini seperti Nick Cassidy (Envision Racing) yang meraih pole pada balapan, Mitch Evans (Jaguar TCS Racing) yang baru saja menaklukkan Formula E Roma beberapa waktu lalu, serta Sebastien Buemi (Envision Racing).
Dennis menuju balapan dengan unggul 24 poin dari Cassidy, yang meraih tiga poin sebelum balapan dimulai dengan mendapatkan pole. Cassidy memimpin tahap awal balapan sebelum menyerahkan posisi teratas kepada sang pembalap tuan rumah.
Adapun Dennis dinobatkan sebagai juara dunia dengan 213 poin, sementara Evans memiliki 176 poin dan tidak dapat mengejarnya dengan satu balapan tersisa.
“Untuk menjadi juara dunia adalah hal yang luar biasa. Saya benar-benar tidak berpikir itu bisa terjadi di tahun ini, tapi saya mempersembahkan penghargaan ini untuk tim saya. Saya sangat mencintai mereka yang telah memberi saya sebuah ‘roket’ yang solid sepanjang tahun, jadi setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk mereka,” kata Dennis.
“Saya juga bisa mendengar para penggemar, sungguh luar biasa berbagi momen ini dengan mereka… (Titel) Juara dunia… wow, saya sangat kagum,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, CEO Andretti Autosport Michael Andretti mengatakan dirinya mengapresiasi tim dan Dennis yang sudah bertahan di kejuaraan balap mobil listrik itu selama bertahun-tahun hingga akhirnya pulang dengan pencapaian podium dan gelar juara dunia.
"Semua kru, mereka bekerja keras, dan mereka benar-benar pantas mendapatkan kemenangan ini,” kata Andretti.
Balapan Formula E London adalah babak 16 dan mengakhiri musim kesembilan yang dimulai di Mexico City diikuti oleh Diriyah, Hyderabad, Cape Town, Sao Paulo, Berlin, Monaco, Jakarta, Portland, Roma, dan London.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
