Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Maret 2022 | 17.47 WIB

Tak Seperti Tahun Lalu, Mir Kini Keluhkan Cengkeraman Ban Belakang

JORGE GUERRERO/AFP SEMOGA TERLAKSANA: Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memimpin lomba pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, musim lalu (5/5/2019). - Image

JORGE GUERRERO/AFP SEMOGA TERLAKSANA: Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memimpin lomba pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, musim lalu (5/5/2019).

JawaPos.com – Finis di posisi keenam pada GP Qatar Minggu (6/3) lalu belum cukup membuat pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir puas.

Juara dunia 2020 itu malah mengeluhkan performa motor tunggangannya. Padahal, performa mesin anyar Suzuki begitu menjanjikan.

Pada sesi latihan bebas GP Qatar, Suzuki memimpin di urusan top speed. Pada hari balapan, rata-rata top speed yang dibuat Mir dengan mesin baru GSX-RR juga menduduki posisi puncak.

Kecepatannya mencapai 357,6 km/jam. Raihan itu mengungguli mesin Ducati 2021 yang dipakai Enea Bastianini yang menduduki posisi kedua dengan 355,2 km/jam.

Performa mesin Suzuki itu sekaligus membantah stigma power mesin inline 4. Mesin tersebut dianggap selalu inferior di hadapan mesin V4 milik Ducati untuk urusan power.

Mir mengaku tidak bisa menggeber motor dengan maksimal sejak 15 lap terakhir. Penyebabnya, dia mulai kehilangan cengkeraman ban belakang.

Pembalap 24 tahun tersebut mengaku saat itu kebingungan karena sebelumnya sangat jarang terjadi terhadap motor Suzuki.

”Biasanya kami sangat baik di area tersebut (manajemen ban). Dan aku juga selalu memberi perhatian besar kepada area itu,” ucap Mir kepada Motorsport.

Tapi, pembalap yang menjuarai musim 2020 dengan hanya mengantongi satu kemenangan itu tidak percaya bahwa masalah datang akibat mesin baru Suzuki yang lebih powerful.

Dugaannya, masalah muncul karena setup, sistem elektronik, atau geometri motor. ”Karena itu, kami butuh mempelajarinya lagi. Karena sampai saat ini masalah itu masih sulit dipahami,” ujarnya.

Rekan setim Mir, Alex Rins, juga tidak lepas dari masalah. Rins finis di posisi ketujuh. Jika Mir bermasalah dengan ban belakang, Rins malah kurang nyaman dengan ban depannya yang menggunakan tipe soft. ”Aku mendapat banyak kesulitan dari ban depan,” keluh Rins.

Terlepas dari itu, Mir optimistis performa Suzuki jauh lebih baik di balapan selanjutnya. Dia bahkan yakin Suzuki punya potensi lebih besar ketimbang hanya menargetkan mampu bersaing di posisi lima besar. ”Aku sama sekali tidak khawatir. Aku masih yakin kami membaik,” ucap Mir.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore