Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2020 | 19.12 WIB

Bakal Banyak Darah Mengalir Dari Pertarungan Ferguson versus Gaethje

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Tidak akan mudah memprediksi hasil akhir partai puncak UFC 249 yang mempertemukan Tony Ferguson dan Justin Gaethje di VyStar Veterans Memorial Arena, Florida, Amerika Serikat, besok (10/5) WIB.

Satu hal yang pasti terjadi adalah duel tersebut bakal berlangsung brutal. Bahkan, sejumlah analis meyakini partai puncak itu bakal menjadi salah satu yang paling berdarah dalam sejarah UFC.

Prediksi tersebut didasarkan pada karakter bertarung kedua fighter. Gaethje memang punya basic bela diri gulat. Olahraga tersebut sejatinya mempraktikkan pergerakan tubuh yang relatif lambat. Namun, hal itu justru jarang sekali terlihat dalam berbagai pertarungan yang dilakoni petarung 31 tahun tersebut sejauh ini.

Gaethje malah dikenal bertarung sangat agresif dan selalu bertekad menyelesaikan pertarungan secepat mungkin.

Gaya agresif itu berjalan mulus di tiga pertarungan terakhirnya. Petarung asal Amerika Serikat (AS) tersebut selalu menang sebelum ronde pertama berakhir.

Photo

Justin Gaethje memiliki pukulan yang sangat agresif. (Instagram/UFC)

Yakni, saat menaklukkan James Vick, Edson Barboza, dan Donald Cerrone.
Tapi, berhadapan dengan Ferguson, strategi itu belum tentu akan manjur. Sebab, lawannya itu adalah antitesis dari Gaethje. Ferguson cenderung memanfaatkan waktu untuk mempelajari kelemahan lawan.

Ketika dia telah menemukannya, petarung 36 tahun itu akan menjadi sangat agresif.
Dengan pengalaman panjangnya, Ferguson diyakini mampu meredam agresivitas Gaethje di ronde-ronde awal.

Jika itu bisa dilakukan, jalannya duel di ronde-ronde berikutnya bakal semakin sengit. Semakin lama keduanya bertahan di oktagon, bakal semakin banyak darah yang mengalir.

’’Kami adalah (petarung) terbaik dari yang terbaik. Aku akan melakukan hal yang sudah sering aku praktikkan dalam banyak duel sebelumnya. Yaitu, menghajar lawan dengan siku,’’ ucap Ferguson.

Menanggapi hal itu, Gaethje malah berseloroh. ’’Hidungku sudah lama rusak sejak belajar gulat. Makanya, ketika melakukan tes swab (Covid-19), mereka (tim media) agak kesulitan mengambil sampel dari lubang hidungku. Jadi, aku berharap Tony (Ferguson) bisa menghajar hidungku. Toh, kalaupun operasi, bukan aku yang membayar,’’ ujarnya, lantas tersenyum.

Analis senior Kevin Lole menyebut duel tersebut akan menjadi salah satu yang paling brutal dalam sejarah UFC. Dan, jika menyaksikan gaya bertarung keduanya, jual beli pukulan akan lebih sering terlihat daripada pertarungan bawah.

’’UFC 249 akan menjadi satu-satunya event olahraga yang berlangsung di AS Sabtu besok (Minggu WIB). Dan, semua mata akan tertuju ke partai utama Ferguson melawan Gaethje. Kenyataan itu akan membuat pertarungan ini makin menegangkan bagi keduanya,’’ ucap Lole.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore