
Mola TV
JawaPos.com – Aura panas sudah terasa ketika Jeka Saragih dan Anshul Jubli melakoni sesi face off alias tatap muka sehari jelang duel di final Road to UFC kemarin (4/2).
Keduanya bakal bertarung di kelas ringan, yang menjadi rangkaian UFC Fight Night, yang berlangsung di UFC Apex, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (5/2) pukul 10.00 WIB.
Ketegangan tersulut saat Jeka datang sambil meletakkan telunjuk di bibirnya. Seolah meminta Anshul diam.
Gestur tersebut dilakukan Jeka lantaran Si Raja Singa –julukan Anshul– sempat meremehkan fighter Indonesia itu setelah menjalani pelatihan di Bali.
’’Tentu saja kalau sudah tutup mulut dia, otomatis kita kan sudah dapat kontrak dari UFC,’’ tutur Jeka.
Petarung asal Simalungun, Sumatera Utara, itu kemudian menambah panas situasi dengan membuat gestur menyayat leher dengan jarinya. Anshul pun semakin melotot. Marah.
Sebelum bertarung, setiap petarung wajib melakukan sesi timbang badan. Dalam sesi tersebut, bobot Jeka terpantau 70,3 kilogram, sedangkan Anshul 70,5 kilogram. Secara postur Anshul lebih tinggi ketimbang Jeka, yakni 182 cm berbanding 172 cm.
Dalam Road to UFC, total akan ada delapan petarung Asia yang berebut kontrak UFC. Ajang ini didesain khusus untuk para petarung dari Benua Kuning.
Jeka Saragih menjadi atlet bela diri campuran Indonesia pertama yang menembus final Road to UFC setelah mengalahkan Ki Won-bin dari Korea Selatan di semifinal.
Merujuk rekor bertarung, duel antara Jeka dan Anshul diyakini bakal berlangsung sengit.
Si Tendangan Maut –julukan Jeka– mengantongi rekor bertarung 13-2-0, sedangkan lawannya belum pernah kalah dalam enam pertarungannya (6-0-0).
Hanya kemenangan atas Anshul yang bakal menggaransi kontrak UFC untuk Jeka.
Dia pun akan mengukuhkan namanya sebagai orang pertama dari Indonesia yang mentas di UFC.
’’Motivasi terbesar saya sih mencoba yang terbaik saja dan bisa bermanfaat. (Sebelumnya) tidak kepikiran seperti ini (bertarung di final Road to UFC). Hidup ini dijalani saja dan Tuhan yang tahu,’’ ungkapnya.
Jeka optimistis bisa meraih hasil yang diinginkan. Sebab, dia sudah bekerja keras mempersiapkan pertarungan ini.
Dia berlatih selama seminggu penuh, di mana setiap harinya menjalani 2–3 sesi latihan.
’’Untuk masyarakat Indonesia, khususnya Siantar dan Simalungun, doakan saya semoga bisa memberikan yang terbaik,’’ pintanya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
