Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2020 | 00.21 WIB

Sekarang Tujuan Utamaku Adalah Menembus Olimpiade

Hafiz FAIZAL	Indonesia Gloria Emanuelle WIDJAJA	Hongkong Open - Image

Hafiz FAIZAL Indonesia Gloria Emanuelle WIDJAJA Hongkong Open

JawaPos.com–Ganda campuran mendapat drawing yang kurang menguntungkan di Malaysia Masters 2020. Tiga wakil yang dikirimkan berada pada pul atas semua. Bahkan, wakil Indonesia berpeluang bertemu pada perempat final.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari bakal lebih dulu berhadapan dengan Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Pasangan Jepang itu berstatus unggulan keempat. Tentu saja, di atas kertas, peluang Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas kecil untuk melewati hadangan pertama.

Wakil Indonesia lainnya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, berpeluang bertemu lebih awal. Tepatnya pada babak kedua.

Glo –sapaan Gloria– mengakui, hasil drawing itu memang kurang memuaskan. Apalagi, sepanjang 2019, capaiannya kurang bagus. ’’Kalau dibandingkan dengan 2018, ya masih kurang banget. Belum dapat satu emas pun. Terakhir ikut juga cuma dapat runner-up di German Open,’’ katanya.

Hasil drawing itu seperti mengulang edisi Malaysia Masters tahun lalu. Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria bertemu pada babak kedua. Saat itu Hafiz/Gloria menelan kekalahan dalam straight game 13-21, 19-21.

Untuk Malaysia Masters tahun ini, Hafiz/Gloria lebih dulu menghadapi wakil Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich. Peluang melaju ke babak kedua memang lebih besar. Sebab, Hafiz/Glo pernah mengalahkan Lamsfuss/Herttrich pada Japan Open 2018.

Melihat peluang melawan pasangan senegaranya, Glo tidak ingin menjadikannya sebagai beban terlalu berat. Dia mengakui memang sudah cukup sering bertemu pasangan peraih emas SEA Games 2019 tersebut. Sepanjang 2019, mereka sudah lima kali bertemu. Namun, dalam empat pertemuan di antaranya, Hafiz/Gloria kalah.

’’Tidak apa-apa lah. Jalanin saja. Namanya juga drawing. Yang penting berusaha terus. Tetapi, kalau berbicara soal (peluang meraih poin untuk, Red) Olimpiade, ya merugikan sih. Karena kami sama-sama mengejar,’’ jelas Gloria.

Namun, Glo tetap berfokus pada tujuannya. Yaitu, bisa lolos Olimpiade. Tahun lalu memang cukup berliku bagi Gloria. Dari peringkat ke-12, dia sempat naik ke peringkat keenam. Karena belum konsisten, saat ini posisinya turun ke peringkat kesembilan. Untuk bisa lolos, dia harus bisa bertahan pada posisi delapan besar.

’’Untuk superseries-nya sih, aku nggak memikirkan juara atau tidaknya. Yang penting bisa menembus Olimpiade dulu saja. Itu tujuan utamaku nanti,’’ ujar atlet yang memiliki tinggi badan 182 cm tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore