Oscar Piastri. (Instagram @oscarpiastri)
JawaPos.com – Oscar Piastri dijatuhi penalti waktu 10 detik karena dianggap melakukan manuver berbahaya di bawah Safety Car saat Grand Prix Inggris di Silverstone.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'st (25/7), Pebalap asal Australia tersebut mengerem secara agresif dalam kondisi lintasan basah pada akhir fase Safety Car. Tindakan itu dinilai terlalu ekstrem oleh para pengurus lomba, yang akhirnya memberinya penalti berat.
Akibat keputusan tersebut, Piastri harus merelakan posisi terdepannya dan kehilangan peluang meraih kemenangan. Hal ini membuat rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, meraih kemenangan pertamanya di kandang sendiri.
Situasi tersebut memicu diskusi internal di tim McLaren dan juga komunikasi lanjutan dengan pihak FIA. Menjelang Grand Prix Belgia di Spa-Francorchamps, Piastri menyatakan bahwa ia telah belajar dari insiden tersebut.
Piastri mengakui bahwa keputusan yang diambil oleh para pengurus harus dihormati dan menjadi pelajaran ke depan.
“Kami mempelajarinya bersama tim. Ada banyak pembelajaran di kedua belah pihak,” ujar Oscar Piastri seperti dikutip pada Crash.
Piastri menyebutkan bahwa manuver yang ia lakukan sebelumnya pernah terjadi dan dilakukan oleh pebalap lain. Namun, ia menyadari bahwa aturan kini telah ditegaskan dan ia tidak akan mengulangi tindakan serupa.
“Kalau perlu penalti, saya akan mematuhinya. Saya tahu sekarang untuk masa depan,” tambah Piastri.
FIA dan McLaren telah berdiskusi mengenai insiden tersebut untuk memperjelas batasan dalam kondisi Safety Car.
Piastri menyatakan akan menghindari pengereman ekstrem pada kesempatan berikutnya demi menjaga keselamatan.
“Saya tidak akan mengerem sekeras itu lagi, ambang batasnya kini sudah lebih jelas,” ungkap Oscar Piastri.
Piastri kini fokus menatap balapan berikutnya dan berambisi menghentikan laju positif Lando Norris. Norris telah memenangkan dua balapan terakhir, memperkecil selisih poin dengan Piastri menjadi hanya delapan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
