
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Pede Kalahkan PSIS Semarang.
JawaPos.com - Sial benar nasib PSS Sleman. Tim berjuluk Laskar Elang Jawa itu tengah berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Tapi, mereka malah ditinggal pelatih kepalanya di laga selanjutnya.
Pieter Huistra dipastikan absen. Tepatnya ketika PSS melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada Jumat (9/5). Pelatih asal Belanda itu tidak bisa menemani tim di bench akibat akumulasi kartu.
Huistra mendapatkan kartu kuning dalam laga kontra Dewa United (17/4) dan PSM Makassar (3/5). Merujuk regulasi pasal 58 ayat 13, ofisial yang memperoleh akumulasi dua kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda, tidak diperkenankan untuk mendampingi tim sebanyak satu kali.
Huistra sejatinya kesal karena absen di laga krusial. Apalagi kedua tim sama-sama berada di zona degradasi. Tapi, dia yakin timnya akan tetap tampil bagus.
"Hal itu tidak menjadi masalah besar. Sebab, kami cuma tinggal mempersiapkan tim ini dengan baik. Saya ulangi, itu tidak akan jadi masalah," jelas pelatih asal Belanda itu.
Huistra pantas pede meski tidak bisa mendampingi tim di bench. Sebab, performa PSIS memang sedang memburuk. Laskar Mahesa Jenar belum pernah menang dalam 11 laga pemungkas. Mereka menelan tujuh kekalahan dan empat hasil imbang.
Statistiknya juga sangat buruk. Bayangkan, PSIS sudah kebobolan 12 gol dalam tiga laga pemungkas. Artinya, setiap laga mereka kebobolan empat gol.
Belum lagi meraka baru saja ditinggal oleh pelatih kepala, Gilbert Agius. Sudah begitu, ada kabar kalau ada keterlambatan gaji yang diberikan kepada pemain.
"Saya percaya kepada staf pelatih dan para pemain. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan menghadapi laga ini bersama-sama sebagai sebuah tim dan memenangkan pertandingan," kata Huistra.
Dia berharap anak asuhnya mampu tampil bagus di sisa laga. Sebab, mereka masih ada di posisi ke-17 dengan 25 poin. "Tentu saja kami menargetkan sapu bersih kemenangan dengan memfokuskan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," pungkas Huistra.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
