
Atlet panahan Jatim Diananda Choirunisa. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tim panahan Jawa Timur (Jatim) telah memastikan tiga nomor melaju ke babak final PON XXI Aceh-Sumut 2024. Nah, dari tiga nomor itu, selalu ada nama Diananda Choirunisa di dalamnya.
Setelah memastikan satu tiket ke final nomor recurve putri pada Rabu (11/9), Diananda juga berhasil masuk ke final recurve beregu putri dan recurve beregu campuran kemarin (13/9). Dua laga tersebut berlangsung di venue panahan kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Di nomor recurve beregu putri, Jatim tidak menemui kendala berarti. Mendapat bye di babak perempat final, trio pemanah putri Jatim Diananda, Ayu Mareta Dyasari, dan Putri Karina Rachmayanti berhasil menaklukkan DI Jogjakarta 6-0.
Sementara di nomor recurve beregu campuran, Diananda yang berpasangan dengan Riau Ega Agatha sempat mendapat perlawanan sengit di babak perempat final.
Menghadapi pasangan Bali, Mirsa Veronica Sandy/RM Gusti Fazli, mereka menang tipis 5-4 (20-19). Diananda/Riau Ega kemudian memastikan diri melaju ke final setelah menang 5-1 atas pasangan Kalimantan Tengah Linda Lestari/Alek Edwar.
Dengan begitu, kans Diananda untuk mengulang capaian PON XX Papua tiga tahun lalu masih terbuka. Saat itu, Diananda berhasil meraih tiga emas dari tiga nomor yang diikuti.
’’Sesuai ekspektasi. Karena target saya di PON ini tiga medali emas, dan alhamdulillah tiga nomor itu masuk final,” ungkap Diananda.
Pelatih panahan Jatim Lilies Handayani menilai, capaian Diananda dan Riau Ega sangat wajar. Sebab, keduanya sudah memiliki jam terbang internasional yang cukup banyak.
’’Event ini kan di bawah event yang mereka pernah ikuti. Misalkan World Cup, kejuaraan dunia, atau bahkan Olimpiade. Jadi, kalau misalkan mereka juara ya biasa saja, karena ini memang lebih kecil daripada event internasional,” jelas Lilies.
Meski begitu, Diananda sebenarnya merasa ada satu tekanan tersendiri mengikuti PON. Dengan status sebagai atlet internasional, dia dituntut harus menang.
’’Tanding di Indonesia ini ada kebanggaan, kalau menang biasa, kalau kalah malu. Jadi, lebih ada pressure sebenarnya,” sebut Diananda. (ka/c17/bas)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
