
Aksi Tony Cairoli menunggangi Ducati Desmo450 MX. (Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Tony Cairoli kembali menggebrak dunia motocross bersama Ducati setelah tiga tahun absen dari Grand Prix. Cairoli, yang telah meraih sembilan kali gelar juara dunia, menjadi sorotan utama dalam debut Ducati Desmo450 MX di Kejuaraan Dunia Motocross (MXGP) di Belanda.
Debut Ducati ini menjadi langkah awal bagi pabrikan asal Italia untuk masuk ke segmen spesialis off-road dan bersiap menghadapi musim MXGP 2025. Dalam aksi di Arnhem, Belanda, Cairoli dan Desmo450 MX menunjukkan potensi besar, meskipun berbagai tantangan menghadang.
Pada Sabtu (18/8), Cairoli menorehkan hasil gemilang di sesi kualifikasi. Meskipun lama absen dari kompetisi, dia berhasil meraih posisi ketujuh. Cairoli bahkan sempat menduduki posisi keempat dalam beberapa putaran awal, menunjukkan bahwa Ducati Desmo450 MX dapat bersaing di level tertinggi.
Hasil ini membuktikan bahwa motor baru Ducati tersebut memiliki performa yang meyakinkan, bahkan di lintasan pasir yang terkenal sulit seperti di Belanda.
Namun, tantangan sesungguhnya terjadi pada Minggu (19/8) saat balapan dimulai. Pada balapan pertama, Cairoli kesulitan mendapatkan start yang baik. Kesalahan start ini membuatnya tercecer ke belakang dan harus puas finis di posisi ke-15. Meski demikian, Cairoli tetap optimistis dan bertekad untuk memperbaiki performanya di balapan kedua.
Di balapan kedua, Cairoli memperlihatkan peningkatan performa. Dengan kecepatan yang impresif, dia berhasil naik hingga posisi kesembilan. Waktu putaran Cairoli mencatat hasil yang sangat baik, bahkan dia menjadi pembalap dengan waktu putaran keenam tercepat.
Sayangnya, masalah teknis pada putaran keenam memaksa Cairoli untuk mundur dari balapan. Momen ini tentu mengecewakan, namun tak mengurangi semangat Cairoli dan tim Ducati untuk terus mengembangkan Desmo450 MX.
Dalam pernyataannya, Tony Cairoli menjelaskan bahwa debut Ducati Desmo450 MX ini merupakan uji coba penting. Sebelum GP Belanda, tim Ducati telah melakukan tiga minggu pengujian di Belanda dan Belgia, namun kondisi lintasan di Arnhem jauh berbeda dengan saat pengujian.
"Kami mendapatkan uji coba yang sangat baik untuk motor ini. Sebelum GP, kami melakukan tiga minggu pengujian antara Belanda dan Belgia, tetapi kondisi lintasan hari ini sangat berbeda dari saat pelaksanaan tes," ungkap Cairoli.
Cairoli juga mengungkapkan bahwa meskipun hasil balapan tidak ideal, dia merasa sangat puas dengan performa motor di lintasan yang sangat sulit. "Tujuan kami adalah menguji Desmo450 MX dalam kondisi ekstrem dan saya merasakan hasil yang sangat positif. Kemarin, dalam Kualifikasi, kami mendapatkan posisi ketujuh yang sangat baik, yang merupakan hasil fantastis untuk motor baru ini," tambahnya.
Perjalanan Ducati di MXGP Belanda ini tak hanya tentang performa Cairoli di lintasan. Partisipasi mereka di kejuaraan ini juga menjadi langkah penting dalam pengembangan Desmo450 MX. Lintasan pasir yang sulit di Arnhem memberi insinyur Ducati data berharga untuk terus mengembangkan motor ini. Data yang dikumpulkan selama balapan sangat penting untuk persiapan menuju Kejuaraan Dunia MXGP 2025, di mana Ducati Desmo450 MX akan menjadi penantang serius.
Yang menarik, Ducati Desmo450 MX berlaga di GP Belanda dengan konfigurasi 2025 terkait batas fonometri. Ini merupakan uji penting untuk mengonfirmasi pilihan teknis yang telah dilakukan Ducati, mengingat batas kebisingan fonometri akan turun dari 112 db menjadi 109 db musim depan. Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen Ducati untuk mempersiapkan motor mereka sesuai regulasi yang akan datang.
Partisipasi di GP Belanda ini hanyalah awal dari program pengembangan Desmo450 MX. Ducati masih akan melanjutkan pengujian dan balapan di putaran berikutnya. Setelah tampil di Belanda, Ducati Desmo450 MX akan kembali berlaga pada tanggal 31 Agustus dan 1 September di Castiglione del Lago, Italia.
Pada ajang tersebut, Desmo450 MX akan ditunggangi oleh Alessandro Lupino, yang saat ini memimpin klasemen sementara Kejuaraan Italia dengan dua putaran tersisa.
Bagi Ducati, langkah mereka ke segmen off-road dengan Desmo450 MX ini bukan hanya tentang kompetisi. Ducati ingin menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di berbagai medan, tidak hanya di aspal. Dengan dukungan penuh dari teknisi Borgo Panigale dan pembalap legendaris seperti Tony Cairoli, Ducati optimis dapat membawa Desmo450 MX meraih kesuksesan di MXGP 2025.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
