
Hotel Borobudur Jakarta bersama Pelti Pengprov DKI Jakarta menggelar Borobudur Open Tennis Championship 2024. (Istimewa)
JawaPos.com–Hotel Borobudur Jakarta bersama Pelti Pengprov DKI Jakarta menggelar Borobudur Open Tennis Championship 2024. Turnamen berlangsung 10-11 Agustus, sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia.
Borobudur Open Tennis Championship 2024 diikuti 250 peserta yang terdiri atas 50 atlet pria dan 200 perempuan dari Samarinda dan Jabodetabek. Executive Assistant Manager Hotel Borobudur Jakarta I Nyoman Sudimantra menyatakan, event itu untuk mendorong perkembangan petenis di Tanah Air. Juga untuk melahirkan atlet-atlet baru berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
”Event ini telah diadakan empat kali. Dari tahun ke tahun peserta terus meningkat. Ini menjadi tumbuhnya bibit-bibit unggul untuk bermain di level internasional seperti Olimpiade,” kata I Nyoman Sudimantra.
Wakil Ketua Umum PP Pelti Pusat Raffi Ahmad menyebutkan, Borobudur Open Tennis Championship tersebut bersamaan dengan Olimpiade Paris 2024. Pihaknya mengapresiasi Hotel Borobudur dan Pelti Jakarta yang telah mengadakan kegiatan itu.
”Semoga lancar dan setiap tahun harus ada. Kami PP Pelti juga terus support. Pertama atlet pasti untuk prestasi lalu juga komunitas untuk bisa terus menggairahkan,” ujar Raffi.
Suami Nagita Slavina itu berharap tenis Indonesia terus naik daun. Terlebih dengan adanya gairah Olimpiade yang memberikan hasil positif bagi Indonesia. Seperti event Pekan Olahraga Nasional (PON).
”Nanti tenis kita ingin jadi olahraga favorit untuk anak muda dan semua kalangan. Doakan kami di Pelti yang baru ini,” ucap Raffi.
Borobudur Open Tennis Championship 2024 memperebutkan hadiah total Rp 52 juta serta merchandise eksklusif dan trofi. Pemenang pertama Rp 10 juta, kedua Rp 8 juta, dan ketiga bersama, masing-masing mendapatkan Rp 4 juta.
Turnamen memanfaatkan seluruh fasilitas lapangan tenis hotel, dengan 8 lapangan tenis indoor dan outdoor yang digunakan secara bersamaan. Turnamen terdiri atas dua kategori. Yakni, Kategori A dengan sistem Round Robin dengan 24 tim yang dibagi menjadi 8 pools untuk level menengah. Pertandingan meliputi 3 Double Matches: Men's Double (usia maksimal 95, minimal usia 45 tahun), Mixed Doubles (usia maksimal 105, minimal usia 45), dan Men's Double (usia maksimal 120, minimal usia 55 tahun).
Sementara kategori B juga untuk level menengah dengan sistem Round Robin, terdiri atas 24 tim yang dibagi menjadi 8 pools. Pertandingan meliputi 3 Double Matches baik untuk pria dan perempuan, maksimal umur 45 tahun.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
