Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juni 2022 | 03.43 WIB

Ajang Jogja Gelut Day Digelar Bagi yang Ingin jadi 'Gentho Terhormat'

IDE POSITIF: Erix SOekamti (dua dari kiri), Abro Fernandez (dua dari kanan) saat jumpa awak media di Soto Bu Krido, Sleman,(9/6).(ISTIMEWA) - Image

IDE POSITIF: Erix SOekamti (dua dari kiri), Abro Fernandez (dua dari kanan) saat jumpa awak media di Soto Bu Krido, Sleman,(9/6).(ISTIMEWA)

JawaPos.com - Pegiat industri kreatif, sekaligus musisi Erix Soekamti bersama Jogja Mixed Martial Arts (Jogja MMA) menggagas event MMA Fighting Championship 2022. Ajang ini diberi nama Jogja Gelut Day #1. Total pesertanya mencapai 660 orang.

Dalam ajang ini peserta akan menjalani tiga tahapan pertarungan. Mulai dari babak penyisihan, semifinal, dan final. Dikutip dari Radar Jogja, babak penyisihan dimulai pada hari ini, Jumat (10/6) hingga 13 Juni di lokasi yang dirahasiakan ke publik.

Jogja Gelut Day #1 merupakan event yang dipersiapkan sebagai wadah para remaja serta pencinta olah raga beladiri untuk berekspresi. Menyalurkan energi positifnya di tempat yang benar dengan regulasi dan mekanisme yang tepat.

Vokalis Band Endank Soekamti itu menjelaskan, ide awal tercetusnya event tersebut. Itu bermula dari keresahan akan meningkatnya angka kejahatan jalanan alias klithih yang didominasi anak-anak muda atau remaja di Jogjakarta, khususnya Sleman.

Ke depan diharapkan pula berdampak pada sektor-sektor ekonomi di era new normal ini. "Saya kira fenomena klithih sudah selesai sejak lima tahun lalu, ternyata tiap tahunnya masih ada bahkan yang terakhir sampai merenggut korban jiwa," ujar Erix, Kamis (9/6).

Pria 42 tahun itu menegaskan, Jogja Gelut Day #1 berfokus untuk menekan adanya risiko regenerasi anak-anak muda yang suka gelut. "Jadi bukan untuk memberantas, sebab ini kan wewenang dari pihak kepolisian dan hingga kini terus digiatkan," katanya.

"Daripada mereka mendapat apresiasi di tempat yang salah, kami wadahi supaya menjadi prestasi, kami fasilitasi secara resmi," tambah dia.

Selain mengemban misi memutus regenerasi aksi kejahatan jalanan, Jogja Gelut Day juga punya visi utama. Yaitu melahirkan atlet-atlet MMA Jogjakarta yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah internasional.

"Di event ini kami ingin menunjukkan bahwa bertarung bisa menjadi sportainment yang tentu saja aman karena digelar bersama orang-orang profesional di bidang ini," tandasnya.

Lebih jauh, Erix memaparkan, dari total 660 peserta bakal dikerucutkan menjadi 100 orang di babak semifinal. Lantas, 100 peserta itu akan dibawa ke Kaliurang untuk menjalani training camp pada 18 Juni nanti.

"(Tanggal) 19 Juni itu pertandingan semifinalnya. Bisa disaksikan penonton umum yang sudah mendaftarkan diri sebagai member untuk meminimalisasi adanya chaos," terang Erix.

Dari 100 peserta semifinal, akan diambil 25 petarung untuk berlaga di babak final. Mereka bakal bertanding di ring terbuka di Tebing Breksi dan dapat ditonton secara terbuka, pada 30 Juni 2022.

"Kami sengaja pilih Kaliurang dan Tebing Breksi untuk arena pertandingan, karena isu klithih kemarin yang terdampak itu juga teman-teman di pariwisata," paparnya.

Perwakilan Jogja MMA Aditya Kristiawan menambahkan, saat ini Jogja Gelut Day berfokus pada peserta dari seluruh DIJ. Itu sebagai wujud urun rembug konkret mengurai persoalan kejahatan jalanan.

Sementara untuk hadiah bagi para pemenang, sampai saat ini memang belum dirilis oleh panitia. "Untuk hadiah sudah kami siapkan berupa piagam, medali dan uang pembinaan tapi belum kami rilis," bebernya.

"Paling utama event ini sebagai wadah untuk pride diri, istilahnya Mas Erix Soekamti jadi gentho yang terhormat. Orang yang mengalahkan 660 peserta di atas ring," imbuh Aditya.

Salah seorang juri Abro Fernandes membeberkan, bahwa nantinya rules atau peraturan di Jogja Gelut Day #1 bakal ketat, layaknya kejuaraan internasional. Seperti menggunakan protector helm, glove, dan shin guard. Seluruh pertandingan akan diawasi dan dipimpin juri yang memiliki kompetensi di bidangnya.

"Jadi, kami pastikan aman apalagi ada medis yang mengawasi sepanjang pertandingan," jelasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore