
Photo
JawaPos.com – Sejak awal tahun, pelatih kepala ganda putra pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi mewanti-wanti. Jangan berharap Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin langsung mencetak prestasi spektakuler. Ganda putra masa depan Indonesia itu memang promosi ke level senior pada waktu yang penting. Tepatnya saat kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.
Terbukti, bulan lalu juara dunia junior 2019 tersebut lolos ke babak utama Thailand Masters meski hanya sampai babak kedua. Leo/Daniel kalah oleh pasangan Jepang Akira Koga/Taichi Saito straight games 11-21, 11-21. Lumayan telak. Padahal, sang lawan ’’hanya’’ menempati peringkat ke-31 dunia. Tidak termasuk jajaran pasangan top.
Leo mengakui, tantangan mereka sungguh berat. Perbedaan usia dan pengalaman lawan yang jauh lebih bagus berpengaruh besar.
’’Sekarang sudah masuk turnamen BWF World Tour, tantangannya lebih berat (daripada di junior, Red). Dalam turnamen super 100 sampai 300, pemain top kadang masuk untuk mencari poin Olimpiade,’’ papar Leo kemarin. ’’Buat kami, ya harus lebih semangat lagi,’’ lanjut pemain 18 tahun tersebut.
Apa beda lawan di junior dan senior? ’’Kurang lebih sama. Hanya, lawan-lawannya memang lebih berpengalaman. Mereka lebih bertenaga, pukulannya juga lebih kencang,’’ ungkap pemain binaan PB Djarum tersebut.
Dilihat dari hasil Thailand Masters, kata Leo, mereka sudah mengantongi evaluasi. ’’Kami harus latihan lebih. Tenaga dan aspek lain perlu dibenahi lagi,’’ ujarnya.
Setelah Thailand Masters 2020, seharusnya Leo/Daniel terjun ke Lingshui China Masters. Namun, PBSI lebih dulu menarik seluruh atlet dari kejuaraan berlevel super 100 tersebut akibat wabah virus korona.
Belakangan, kejuaraan itu dibatalkan. Karena itu, Leo/Daniel berfokus pada turnamen berikutnya. Yakni, Barcelona Spain Masters yang berlangsung pada 18–23 Februari mendatang.
Pada turnamen tersebut, mereka masuk ke babak utama. Lawannya langsung mengerikan, yakni pasangan nomor satu Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Tentu terlalu dini memasang target muluk. Kalaupun ada keajaiban bisa mengalahkan pasangan peringkat ke-14 dunia tersebut, kans melangkah ke babak tinggi juga kecil. Leo/Daniel berada pada pul atas yang semua lawannya memiliki peringkat di atas mereka.
Meski begitu, Leo tidak terlalu pusing dengan siapa pun lawannya nanti. Bagi dia, apa pun hasilnya, dirinya ingin bermain nekat. Bukan hanya di Barcelona nanti, tetapi juga di semua turnamen yang dia dan Daniel ikuti tahun ini. Meski tidak mendapat target dari PBSI, Leo punya ambisi pribadi.
’’Sekarang kami masih berada di peringkat ke-69 dunia. Nah, target 2020 ini yang penting bisa masuk 20–30 besar supaya nanti ikut turnamen lebih tinggi bisa lebih mudah,’’ ungkap Leo. ’’Siapa pun lawan, step-by-step dulu lah,’’ lanjut juara dunia ganda campuran 2018 bersama Indah Cahya Sari Jamil tersebut.
Meski persaingan tahun ini berat, Leo/Daniel punya cara untuk bisa menambah pengalaman. Mereka beruntung memiliki teman tiga pasangan senior yang masuk dalam top 10 dunia.
’’Berlatih dengan mereka, tekanannya memang beda ketika masih berada dalam pelatnas pratama. Pengalaman pemain senior itu kan luas. Jadi, menghadapi mereka lebih sulit,’’ papar Leo. ’’Tapi, tentu selalu ingin mencuri ilmu dari mereka,’’ tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
