
Ilustrasi Jawa Pos
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI), E.F Hamidy jadi kandidat pertama yang yang mengembalikan formulir untuk maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rabu (28/10) di Plaza KOI, Jakarta.
Dalam pengembalian ini, Hamidy tidak datang. Dia diwakilkan rombongan yang 'katanya' perwakilan 39 cabor anggota KOI.
Pimpinan rombongan ini, Dasril Anwar, Sekjen Pengurus Besar Federasi Olahraga Kabaddi Indonesia (PB FOKSI) menuturkan sikap 39 cabor yang mendukung Hamidy itu mutlak dan tak akan terpecah.
Hanya saja saat ditanya berapa banyak cabor yang sudah memberikan dukungan secara tertulis, dia malah menampiknya.
"Itu rahasia. Saya jamin suara ini akan kompak sampai kongres nanti," ucapnya.
Syarat tersulit yang hendak maju jadi calon adalah pengalaman lima tahun mengurusi organisasi internasional. Dan dalam hal ini Hamidy diragukan. Meski begitu, Dasril mengakui semua urusan sudah beres.
Saat Jawa Pos mengklarifikasi hal ini kepada Hamidy, dia mengatakan "Saya kan tidak mencalonkan diri. Saya tak ingin justifikasi masalah itu. Cabor yang mendukung sedang meneliti dan evaluasi syarat itu," kata Hamidy
Mantan perwira TNI ini mengatakan dia pernah menjabat sebagai sekretaris Chief de Commision di Asian Games 2010 dan Sea Games 2012, manajer wushu, anggar dan Vice of President Asia anggar.
"Apa itu bisa jadi persyaratan saya gak tau. Cabor yang mendukunglah yang harus klarifikasi. Kan bukan saya yang mendaftar," ucapnya.
Di sisi lain, Hamidy pun mengakui dirinya bisa diganjal masalah lain. Dia mengatakan kabarnya dia kini sedang disangsi oleh IOC (International Olympic Comitee) akibat kasus penggunaan indentitas visual lima ring yang diduplikasi oleh KONI.
"Saya dapat info dapat surat teguran dari IOC. Soal kebenarannya belum saya cek. Terkait hal ini sudah saya jelaskan kepada cabor pendukung" katanya.
"Semuanya saya kembalikan ke cabor. Semua punya peran yang sama. Yang tanggung jawab soal ini ya cabor. Jangan sampai udah saya dimajukan malah dijorokin, saya gak mau," ucapnya. (wam/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
