
Photo
JawaPos.com-Deltras Sidoarjo mengawali babak 32 besar Liga 3 Nasional dengan sempurna. Berlaga di kandang sendiri, Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tim berjuluk The Lobster itu menundukkan PS Siak dengan skor 1-0 kemarin.
”Kemenangan ini kami persembahkan khusus sebagai kado ulang tahun Deltamania,” kata pelatih Deltras Muhammad Zein ”Mamak” Alhaddad.
Ya, pendukung setia Deltras Sidoarjo, Deltamania, merayakan hari jadi ke-21 kemarin. Risal Amin yang mencetak gol pada menit ke-53 berselebrasi dengan membawa kaus bertulisan Deltamania. Mamak lega timnya bisa memberikan kado indah. Sebab, dia sempat khawatir pada awal laga.
”Kami sempat kesulitan di babak pertama karena kalah di lini tengah. Di babak kedua, saya memainkan empat gelandang dan hasilnya kami berhasil mencetak gol,” ungkapnya.
Kemenangan tersebut membuat Deltras menjadi pemuncak klasemen sementara grup V 32 besar Liga 3 Nasional. Satu kemenangan lagi akan membuat The Lobster lolos ke babak 16 besar. Selanjutnya, Deltras menghadapi Perseden Denpasar (19/2).
”Saya tidak mau anak-anak berpuas diri. Semua harus tetap menjaga kondisi dan berlatih keras untuk laga selanjutnya,” jelas mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.
Tapi, Mamak cukup pede. Sebab, dia melihat anak asuhnya mulai menunjukkan perbaikan. Di babak 64 besar, dia melihat pemainnya masih sering terburu-buru mengambil keputusan.
”Sekarang anak-anak terlihat sangat tenang. Tidak terburu-buru. Sudah bagus dalam mengatur tempo pertandingan,” jelas pelatih 61 tahun itu.
Nasib sebaliknya dialami Gresik United. Stadion Gelora Joko Samudro ternoda kemarin. Setelah selalu menang di babak 64 besar, Gresik United akhirnya keok. Mereka secara mengejutkan kalah 0-1 oleh Persidago Gorontalo kemarin siang. Dalam laga itu, kepemimpinan wasit Rais disorot.
”Kami kurang beruntung. Terlepas dari kepemimpinan wasit yang merugikan kami,” kata Basuki, asisten pelatih Gresik United.
Winger Gresik United M. Iqbal Pratama juga gemas dengan beberapa keputusan wasit. Salah satunya saat kemelut di kotak penalti Persidago pada menit ke-90. ”Saat itu jelas-jelas ada handsball dari pemain Persidago. Tapi, wasit hanya membuang muka,” ujar Iqbal. Meski begitu, tim pelatih Gresik United meminta anak asuhnya untuk bangkit. ”Semoga ini jadi kekalahan terakhir kami,” harap Basuki.
Pelatih Persidago Romi Malanua tidak mau berkomentar soal wasit. Menurut dia, kemenangan timnya kali ini adalah buah kerja keras anak asuhnya. Apalagi, sebelum laga, tim pelatih Persidago sudah belajar gaya permainan Gresik United.
”Kami tahu flank mereka (Gresik United) sangat berbahaya. Makanya, kami matikan flank agar jangan sampai angkat bola. Penampilan anak-anak luar biasa,” tegasnya.
Hasil Babak 32 Besar Liga 3 Kemarin (16/2)
Grup Q
Persikota 1-0 Persikutim Kutai Timur
Belitong FC 0-1 Persikab Bandung
Grup S
PSGC Ciamis 1-0 Persak Kebumen
Mataram Utama 3-1 Gasko Kolaka
Grup U
Gresik United 0-1 Persidago Gorontalo
PCB Persipasi 3-1 Jambi United
Grup V
Deltras Sidoarjo 1-0 PS Siak
Gasma Enrekang 1-1 Perseden Denpasar

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
