
Penyerang muda Persebaya Surabaya Dava Yunna Adi Putra menjalani latihan bersama tim utama sebagai bagian dari proses regenerasi di era Bernardo Tavares. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mulai menyiapkan regenerasi di era Bernardo Tavares dengan memberi kesempatan penyerang muda Dava Yunna Adi Putra berlatih bersama tim utama di Surabaya. Pemain Timnas Indonesia U-17 berusia 17 tahun itu mengaku mendapat pengalaman berharga dari intensitas latihan yang jauh lebih tinggi sebagai bekal menembus sepak bola profesional.
Kepercayaan yang diberikan kepada Dava Yunna menjadi sinyal bahwa Persebaya Surabaya tidak hanya fokus membangun kekuatan lewat pemain berpengalaman dan rekrutan asing. Green Force juga terus membuka jalan bagi talenta muda hasil pembinaan untuk berkembang bersama skuad utama.
Kesempatan tersebut menjadi momen penting bagi Dava yang selama ini meniti karir melalui kompetisi usia muda. Berlatih setiap hari bersama pemain senior Persebaya membuatnya memahami standar yang harus dipenuhi untuk bisa bersaing di level tertinggi.
Dava mengaku langsung merasakan perbedaan besar saat mengikuti latihan bersama tim utama Persebaya Surabaya. Intensitas permainan, kecepatan mengambil keputusan, hingga tuntutan fisik menjadi tantangan baru yang harus dihadapinya setiap sesi latihan.
Menurut dia, pengalaman tersebut membuka pandangan mengenai kerasnya sepak bola profesional. Dia menyadari setiap pemain dituntut berpikir cepat sekaligus mampu menjaga kualitas permainan di bawah tekanan.
"Berlatih bersama tim senior di level tertinggi menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Intensitas latihan di tim utama sangat tinggi dan agresif. Dari situ saya banyak belajar tentang tuntutan sepak bola profesional," ujar Dava dikutip dari laman resmi Persebaya.id, Rabu (15/7).
Baca Juga:Balogun Akui Kontroversi Pencabutan Kartu Merah Ganggu Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Pemain kelahiran 20 April 2009 itu berusaha menikmati seluruh proses yang dijalani. Baginya, setiap latihan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas sekaligus mengukur kemampuan diri dibanding para pemain yang sudah lebih matang.
Regenerasi yang dijalankan Bernardo Tavares pun memberi ruang bagi pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetitif di lingkungan tim utama. Pengalaman seperti itu dinilai menjadi modal penting sebelum mendapat kesempatan tampil dalam pertandingan resmi.
Di antara para pemain senior, Dava mengaku paling sering memperhatikan gelandang asal Portugal, Miguel Pereira. Dia menilai pemain tersebut memiliki kualitas yang layak dijadikan contoh bagi pemain muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
