
Pep Guardiola dan skuad Manchester CIty. (Martin Rickett/PA Images)
JawaPos.com – Manchester City tidak pernah menduduki puncak klasemen Premier League sejak matchweek pertama (medio Agustus 2025). Baru pada matchweek ke-33 atau dini hari nanti (23/4), City berpeluang menyodok ke puncak lagi asalkan menang di kandang Burnley FC, Turf Moor, (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB).
Tambahan tiga poin akan membuat The Citizens –julukan City– menggusur Arsenal yang menguasai puncak klasemen sejak matchweek ketujuh (Oktober 2025). Kedua tim akan sama-sama memiliki 70 poin. Akan tetapi, City bakal unggul surplus gol andai menang dengan margin lebih dari satu gol (City surplus 36 gol berbanding Arsenal surplus 37 gol) dan atau agresivitas gol andai menang tidak lebih dari satu gol (City gol memasukkan 65, Arsenal gol memasukkan 63).
’’Laga di Burnley akan jadi tahapan terpenting (dalam persaingan juara Premier League dengan Arsenal, Red). Kami harus tetap fokus dan tetap membumi,” kata
Bomber City Erling Haaland seperti dilansir dari Manchester Evening News.
Pep Khawatir Kebugaran
Laga di Turf Moor hanya selang tiga hari setelah kemenangan penting 2-1 City atas Arsenal di Stadion Etihad (20/4). Tactician City Pep Guardiola yang dikenal tidak suka mengubah the winning team mulai berpikir melakukan rotasi karena khawatir dengan kebugaran Bernardo Silva dkk.
Apalagi, pada Sabtu (25/4) malam, City ditunggu Southampton FC dalam semifinal Piala FA di Stadion Wembley. ”Kami butuh kaki-kaki yang fresh untuk dua laga ke depan karena waktunya berdekatan.
Aku tahu setiap pemain ingin selalu bermain dalam periode saat ini. Tetapi, dengan empat pertandingan (yang dijalani City) dalam dua pekan, Anda harus realistis,” beber Pep.
Misi Kyle Walker
Di sisi lain, laga dini hari nanti jadi momen pertemuan pemain City dengan mantan kapten City, Kyle Walker. Akhir musim lalu, Walker meninggalkan City setelah delapan musim. Walker yang berposisi bek kanan dan berusia 35 tahun itu pun memiliki kepentingan tak kalah krusial.
Walker dkk harus menjauhkan Burnley FC dari jerat degradasi. Klub berjuluk The Clarets tersebut saat ini menempati peringkat ke-19. Burnley FC terancam mengikuti juru kunci Wolverhampton Wanderers yang turun kasta kemarin (21/4) setelah peringkat ke-17 West Ham United mendapatkan tambahan satu poin.
’’Mental kami mungkin semakin runtuh ketika musim ini segera berakhir. Namun, aku ingin kami terus menghidupkan peluang survive (dari jerat degradasi, Red),’’ ucap tactician Burnley FC Scott Parker dikutip dari Lancashire Telegraph.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
