
Pemain Persebaya Surabaya mencoba menembus pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memang kembali meraih kemenangan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Namun, kemenangan tipis 1-0 itu justru membuka pekerjaan rumah besar jelang laga krusial menghadapi Persija Jakarta di pekan 27 Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026).
Green Force berhasil mengamankan tiga poin lewat gol Francisco Rivera pada menit ke-61. Hasil ini cukup untuk mengakhiri tren negatif, tetapi belum sepenuhnya menjawab persoalan utama tim.
Masalah tersebut terlihat jelas dari cara Persebaya Surabaya memanfaatkan peluang. Dari total sembilan tembakan, hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang lawan.
Lebih mengkhawatirkan lagi, enam peluang diciptakan dari dalam kotak penalti. Situasi ini seharusnya menjadi peluang emas untuk menambah gol, tetapi justru banyak terbuang sia-sia.
Efektivitas penyelesaian akhir kini menjadi sorotan utama. Rasio akurasi tembakan yang hanya 33 persen jelas belum cukup untuk menghadapi tim sekelas Persija Jakarta.
Pelatih Bernardo Tavares sebenarnya sudah melihat sisi positif dari performa timnya. Ia menilai anak asuhnya tetap menunjukkan mentalitas kuat di tengah kondisi fisik yang belum ideal.
“Bagi saya dan terutama bagi tim, ini sangat penting di momen sulit. Banyak pemain tidak bisa bermain karena masalah fisik, jadi kami harus melakukan perubahan posisi. Hari ini menunjukkan bahwa tim ini adalah tim yang sesungguhnya,” ungkap Tavares, Sabtu (4/4/2026).
Meski demikian, Tavares juga tidak menutup mata terhadap kekurangan timnya. Fokus pemain memang meningkat, tetapi eksekusi akhir masih belum maksimal.
“Saya melihat pemain lebih fokus sejak pemanasan. Kalau kami mempersiapkan diri dengan baik, hal baik akan terjadi di pertandingan,” sambungnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
