Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Maret 2026, 06.52 WIB

Persib, Borneo, Persija Aman dari Degradasi, Drama Zona Merah BRI Super League Makin Sengit

Ilustrasi skuad Persija Jakarta. (Persija) - Image

Ilustrasi skuad Persija Jakarta. (Persija)

JawaPos.com–Kompetisi BRI Super League 2025/2026 mulai memasuki fase krusial. Memasuki pekan ke-25, peta persaingan semakin jelas, baik di papan atas maupun zona degradasi yang kian panas.

Di tengah ketatnya perebutan gelar juara, tiga tim besar dipastikan sudah mengamankan tempat mereka di kasta tertinggi musim depan. Mereka adalah Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta.

Kepastian ini bukan sekadar asumsi, melainkan hasil perhitungan matematis dari jumlah poin yang sudah dikumpulkan. Saat ini, tim-tim di zona degradasi seperti Madura United, Semen Padang, dan Persis Solo baru mengoleksi 20 poin.

Dengan sembilan pertandingan tersisa, poin maksimal yang bisa diraih tim zona merah hanya mencapai 47 poin. Sementara itu, Persija sudah mengoleksi lebih dari 50 poin, disusul Borneo FC dan Persib yang bahkan unggul lebih jauh.

Artinya, secara matematis, ketiga tim tersebut sudah tidak mungkin terkejar oleh tim di zona degradasi. Meski papan atas mulai menemukan kepastian, cerita berbeda justru terjadi di papan bawah.

Persaingan di zona degradasi masih terbuka lebar dan sangat ketat. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan menjadi penentu nasib.

Selain tiga tim yang sama-sama mengoleksi 20 poin, Persijap Jepara juga belum bisa bernapas lega. Dengan 21 poin, posisi mereka masih rawan tergeser ke zona merah.

Situasi serupa dialami PSM Makassar yang mengumpulkan 24 poin dan belum sepenuhnya aman. Setiap hasil pertandingan kini memiliki dampak besar.

Satu kemenangan bisa mengangkat posisi tim keluar dari zona degradasi, sementara satu kekalahan bisa langsung menjatuhkan mereka ke posisi berbahaya. Konsistensi menjadi kunci utama di sisa musim.

Di sisi lain, Malut United berada dalam posisi yang relatif lebih aman. Dengan raihan 45 poin, mereka hanya membutuhkan sedikit tambahan hasil positif untuk benar-benar mengunci status bertahan di liga.

Namun, secara matematis, Malut United belum sepenuhnya aman. Mereka masih harus menunggu hasil dari tim-tim di bawahnya. Jika pesaing di zona degradasi gagal meraih poin maksimal dalam beberapa laga ke depan, peluang Malut untuk bertahan akan semakin besar.

Situasi ini memperlihatkan kontras yang tajam dalam kompetisi musim ini. Saat tiga tim papan atas sudah bisa bernapas lega, sebagian besar tim lainnya masih harus berjuang hingga pekan terakhir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore