
Michael Bambang Hartono yang meninggal dunia di Singapura, Kamis (19/3). (Istimewa)
JawaPos.com–Como menyampaikan pesan duka cita kepada Bambang Hartono yang meninggal dunia. Pebisnis kelahiran Kudus, Jawa Tengah, tersebut menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 19 Maret.
Melalui pernyataan resmi klub, Como merasa kehilangan atas meninggalnya Bambang Hartono. Pihak klub juga mengenang jasanya dalam kebangkitan tim.
”Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono. Kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Djarum Group. Di bawah kepemimpinan keluarga, Klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenangnya dengan rasa terima kasih dan hormat,” tulis Como di laman resminya pada Kamis (19/3).
Di sosial media, para pemain Como juga turut berduka atas meninggalnya Bambang Hartono. Salah satunya datang dari Nico Paz. Dia menulis Rest in Peace di kolom komentar unggahan klub.
Melansir Antara, pada 4 April 2019, Como dibeli SENT Entertainment yang merupakan perusahaan media dan hiburan yang berbasis di Kota London. Perusahaan tersebut milik Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, pengusaha sukses asal Indonesia yang juga pemilik dari Djarum Group.
Como yang sebelumnya terlilit masalah finansial mulai bangkit dengan dukungan dana dari Hartono bersaudara. Dana tersebut membuat mereka mulai membangun kembali infrastruktur, pengembangan akademi hingga membangun tim yang kompetitif.
Baca Juga: Bos Djarum Bambang Hartono Wafat di Singapura, Owner Kendal Tornado FC Ungkap Belasungkawa
Hartono bersaudara juga membuka saham untuk siapapun yang mau berinvestasi. Hal tersebut membuat Cesc Fabregas dan Thierry Henry menjadi pemilik saham minoritas di Como.
Perjalanan Como kembali ke Liga Italia dimulai pada musim 2018/2019 saat mereka promosi dari Serie D ke Serie C. Di musim berikutnya, tim berjuluk I Lariani menjadi juara Serie C dan promosi ke Serie B.
Pada musim 2023/2024, Como berhasil menempati posisi kedua di klasemen sementara dan berhak lolos ke Serie A. Bersama Cesc Fabregas, Como menempati posisi ke-10 di musim perdananya di Liga Italia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
