Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 02.01 WIB

Fabregas Kecewa Gasperini Enggan Bersalaman Usai Como Kalahkan Roma, Sebut Sikap Itu Tak Sportif

Pelatih kepala Como Cesc Fabregas. (X/@cesc4official) - Image

Pelatih kepala Como Cesc Fabregas. (X/@cesc4official)

JawaPos.com - Kemenangan penting diraih Como 1907 saat menumbangkan AS Roma dengan skor 2-1 dalam lanjutan Serie A, Minggu (15/3/2026) malam.

Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan, melainkan juga insiden kecil yang terjadi setelah peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku kecewa dengan sikap pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, yang tidak memberikan salam usai pertandingan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia itu berjalan ketat sejak menit awal.

Roma sempat unggul lebih dulu, tetapi Como mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga akhirnya mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.

Kemenangan tersebut membuat Como melesat ke posisi keempat klasemen sementara Serie A. Hasil yang tentu menjadi pencapaian positif bagi tim yang musim ini tampil cukup konsisten.

Meski demikian, suasana sedikit memanas setelah pertandingan berakhir. Saat Fabregas hendak mendatangi Gasperini untuk berjabat tangan, pelatih Roma itu justru langsung berjalan menuju lorong ruang ganti.

Fabregas mengaku cukup terkejut dengan sikap tersebut. Ia menilai, dalam sepak bola profesional, saling memberikan salam setelah pertandingan merupakan bentuk penghormatan kepada lawan.

Menurut Fabregas, kebiasaan itu selalu ia lakukan tanpa memandang hasil pertandingan. Baik menang maupun kalah, ia tetap berusaha menghargai lawan yang sudah bertarung di lapangan.

“Bagi saya itu bagian dari sportivitas. Setelah pertandingan selesai, saya selalu mencoba mendatangi pelatih lawan untuk berjabat tangan,” ungkap Fabregas dalam wawancara setelah laga dikutip dari gazetta.it.

Mantan gelandang tim nasional Spanyol itu menambahkan, ia sempat mencoba mendekat untuk memberi salam. Namun Gasperini terlihat langsung meninggalkan area lapangan.

Situasi tersebut membuat Fabregas merasa cukup kecewa. Ia mengaku sedih karena dalam pandangannya, sikap saling menghormati merupakan nilai penting dalam sepak bola.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore