Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Maret 2026, 05.47 WIB

Zulfan Djiaulhaq Bersinar, Carlos Pena Beri Panggung Talenta Muda Persita Musim Ini

Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa) - Image

Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa)

JawaPos.com–Kesempatan bagi pemain muda menjadi salah satu fokus utama yang terus dijaga pelatih Carlos Pena sepanjang musim kompetisi BRI Super League 2025/26. Hingga memasuki fase pertengahan musim, pelatih asal Spanyol itu tercatat sudah memberi kesempatan bermain kepada total 26 pemain di skuad Persita Tangerang.

Menariknya, dari jumlah tersebut terdapat tiga pemain muda yang merasakan menit profesional pertama mereka di tim senior. Ketiganya adalah Evan Tuhuteru, 19; Aep Nursofyan, 20; dan Zulfan Djiaulhaq, 19.

Nama-nama tersebut bukan sosok asing di lingkungan klub. Mereka merupakan lulusan akademi Persita yang musim lalu tampil bersama tim U-20 di ajang Elite Pro Academy.

Bahkan, generasi tersebut berhasil menutup musim dengan prestasi manis setelah keluar sebagai juara. Sejak awal musim, Carlos Pena memang sudah menegaskan bahwa pengembangan pemain muda merupakan salah satu fondasi penting dalam proyek jangka panjang Persita.

Namun, perjalanan itu tidak selalu mudah. Klub berjuluk Pendekar Cisadane sempat kehilangan beberapa talenta muda akibat cedera panjang, seperti Jack Brown, Yardan Yafi, Badrian Ilham, hingga Dafiq Firdaus. Meski begitu, Pena tetap konsisten dengan komitmennya memberi ruang bagi pemain muda yang dinilai siap bersaing.

”Saya tahu bagi Persita pemain muda sangat penting. Mereka punya kualitas untuk mendapatkan kesempatan bermain,” ujar Pena dikutip dari persitafc.com.

Dia mengaku sudah melihat potensi para pemain muda sejak awal kedatangannya. Bahkan dalam beberapa pekan pertama, ia menyadari bahwa sejumlah pemain sudah menunjukkan perkembangan sejak musim sebelumnya.

”Saya harus melindungi pemain muda di klub ini. Bukan hanya memberi kesempatan, tapi mereka harus benar-benar layak mendapatkannya,” kata Pena.

Menurut Pena, faktor usia bukanlah penentu utama dalam memilih pemain yang diturunkan ke lapangan. Dia lebih mengutamakan performa dan konsistensi.

”Jika mereka layak dan menunjukkannya di lapangan, saya tidak melihat usia atau dari mana mereka berasal. Saya ingin bersikap adil kepada semua pemain,” lanjut Pena.

Dari tiga pemain muda yang mendapat kesempatan, nama Zulfan Djiaulhaq sejauh ini menjadi yang paling sering tampil. Gelandang berusia 19 tahun tersebut sudah bermain dalam 10 pertandingan dan menyumbang satu assist untuk Persita.

Meski performanya cukup menjanjikan, Pena menilai perjalanan Zulfan masih panjang. Dia belum ingin membicarakan kemungkinan sang pemain dipanggil ke Timnas Indonesia U-20.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore