
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza saat melawan Borneo FC di Stadion JIS, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Pelatih Mauricio Souza mengaku merasakan kekecewaan yang sama seperti para suporter setelah Persija Jakarta gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Dewa United FC. Laga di Jakarta International Stadium pada Minggu (15/3) itu berakhir imbang 1-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Hasil tersebut terasa pahit bagi Persija karena mereka sempat berada di atas angin. Gol dari Emaxwell Souza pada masa injury time babak pertama membuat Macan Kemayoran unggul sebelum turun minum.
Gol itu sempat membangkitkan harapan para Jakmania untuk melihat tim kesayangannya meraih tiga poin di kandang. Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Baca Juga:Fabio Calonego Akui Persija Kesulitan di JIS, Janji Bangkit dan Balas Hasil Imbang Lawan Dewa United
Pada babak kedua, Alexis Messidoro berhasil mencetak gol penyeimbang bagi Dewa United. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, Mauricio Souza tidak menutupi rasa kecewanya. Dia memahami reaksi para suporter yang merasa frustrasi karena tim gagal meraih kemenangan meski sempat unggul lebih dulu.
Menurut dia, apa yang dirasakan para suporter juga dirasakan seluruh elemen tim. Namun dia menegaskan bahwa para pemain sudah memberikan usaha maksimal di lapangan.
Baca Juga:Persib Bandung Libur Sepekan saat Idul Fitri, Bojan Hodak Ingin Pemain Pulihkan Fisik dan Mental
”Saya tahu para suporter kecewa. Kami juga merasakan hal yang sama. Tapi saya tidak melihat kurangnya usaha dari para pemain. Tidak ada tim yang datang ke sini dan benar-benar lebih baik dari kami. Hari ini kami lebih baik dari Dewa United,” ujar Mauricio Souza dikutip dari persija.id.
Pelatih asal Brasil tersebut juga menilai pertandingan berjalan tidak terlalu menarik. Kondisi lapangan disebutnya turut memengaruhi kualitas permainan kedua tim sepanjang laga.
”Pertandingan ini memang tidak indah. Semua orang tahu itu dan saya juga setuju. Lapangan yang kurang bagus membuat permainan juga tidak berkembang dengan baik,” kata Mauricio Souza.
Hasil imbang itu memicu berbagai komentar di media sosial. Sejumlah suporter mulai mempertanyakan performa tim dalam beberapa laga terakhir. Meski begitu, Mauricio memilih untuk tidak terlalu terpengaruh dengan reaksi di dunia maya.
Dia menegaskan, fokus utamanya adalah memperbaiki performa tim, bukan sekadar melihat hasil akhir pertandingan.
”Saya tidak hanya melihat apa yang dikatakan di media sosial. Fokus saya adalah hal-hal yang bisa saya kendalikan. Saya menganalisis performa tim, bukan hanya hasilnya,” jelas Mauricio Souza.
