
Persija Jakarta vs Borneo FC di pertandingan Super Laegue di Jakarta Internasional Stadion, Jakarta, Selasa (3/3). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Hasil Persija vs Borneo FC 0-0 menutup babak pertama dengan tensi tinggi dan duel keras di Jakarta International Stadium. Macan Kemayoran dan Pesut Etam sama-sama ngotot, tetapi belum ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Persija Jakarta menjamu Borneo FC pada lanjutan pekan ke-24 Super League 2025-2026. Duel Persija Jakarta vs Borneo FC bergulir di Jakarta International Stadium, Jakarta, Selasa (3/3).
Sejak peluit awal dibunyikan, laga langsung berjalan panas dan keras. Persija dan Borneo FC tampil agresif dengan jual beli serangan yang membuat pertandingan terasa hidup sejak menit pertama.
Tempo tinggi diperagakan Persija dan Borneo demi mencuri gol cepat. Namun, peluang yang lahir di awal laga belum cukup untuk benar-benar mengancam gawang masing-masing.
Persija akhirnya mendapatkan peluang emas pertamanya pada menit ke-12. Alaaeddine Ajaraie melakukan pergerakan dari sisi kiri dan menusuk ke dalam kotak penalti.
Dia mengirim umpan matang yang langsung disambar sepakan first time Allano Lima. Bola mengarah ke sisi kiri gawang, tetapi Nadeo Argawinata bergerak cepat menepisnya hingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Tujuh menit berselang, Macan Kemayoran kembali mendapat kesempatan emas untuk membuka keunggulan. Kali ini, kesalahan pemain belakang Borneo hampir berbuah petaka.
Maxwell Souza merebut bola hasil blunder Rivaldo Pakpahan di depan kotak penalti. Bomber asal Brasil itu langsung berlari menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Sayang, penyelesaian akhirnya belum sempurna. Tembakan Maxwell justru melambung di atas mistar gawang dan membuat peluang emas itu terbuang percuma.
Borneo FC bukan tanpa perlawanan sepanjang babak pertama. Tim asuhan Fabio Lefundes tetap berani keluar menyerang meski ditekan tuan rumah.
Barisan belakang Persija tampil disiplin mematahkan setiap upaya serangan Pesut Etam sebelum memasuki kotak penalti. Koordinasi lini belakang membuat ruang tembak pemain Borneo kerap tertutup rapat.
Persija terus berupaya mengurung pertahanan lawan demi mencari gol pertama. Namun hingga menit ke-25, peluang bersih masih terbilang minim meski duel berjalan dalam intensitas tinggi.
