
Skuad Persita Tangerang optimistis masuk 4 besar. (Dok. Persita)
JawaPos.com - Persita Tangerang menutup paruh pertama Super League 2025/2026 dengan catatan yang patut diapresiasi.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu kini bertengger di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 17 pertandingan.
Jarak Persita dengan zona empat besar pun terbilang tipis, hanya terpaut tiga angka dari Malut United FC yang berada di posisi keempat.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai capaian ini sebagai hasil dari kerja keras tim yang konsisten menjaga fokus di setiap laga.
Meski tak masuk jajaran klub dengan bujet besar, Pena menegaskan bahwa ambisi tetap menjadi bahan bakar utama timnya.
“Semua laga sama pentingnya. Kami adalah tim yang rendah hati, tetapi memiliki target yang ambisius,” ujar Pena.
Menurutnya, mentalitas seperti ini menjadi kunci Persita mampu bersaing dengan tim-tim mapan di papan atas.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menyoroti sikap para pemain yang tetap membumi meski performa tim terus menanjak.
Ia menegaskan bahwa Persita memilih pendekatan realistis dengan fokus menjalani pertandingan demi pertandingan, tanpa terlalu jauh memikirkan posisi klasemen.
“Para pemain punya ambisi besar, tetapi kami datang ke setiap laga dengan fokus penuh. Kami jalani satu demi satu pertandingan,” kata Pena.
Ia menyebut paruh pertama musim ini sebagai momen positif yang layak disyukuri sebelum tim memasuki masa jeda singkat kompetisi.
Performa Persita semakin mendapat sorotan setelah sukses menaklukkan dua tim papan atas, yakni Persib Bandung dengan skor 2-1 serta Borneo FC 2-0.
Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Pendekar Cisadane mampu bersaing di level tertinggi jika konsistensi terjaga.
“Saya pikir ada empat klub yang memiliki bujet lebih besar daripada kami. Namun, kami tetap fokus dan saya senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain,” ungkap Pena.
Ia menilai semangat juang yang ditampilkan di setiap pertandingan mencerminkan posisi Persita saat ini.
