
Bruno Moreira siap pecahkan rekor David Da Silva di laga Persebaya Surabaya vs Arema FC. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Derby Jawa Timur kembali menyala dan kali ini pusat sorotan tertuju pada empat top skor Persebaya Surabaya lawan Arema FC sejak era Liga 1. Bruno Moreira menjadi nama paling disorot karena berpeluang memecahkan rekor pendahulunya, David Da Silva atau “Si Gundul”, dalam duel sarat tensi tersebut.
Pertandingan pekan ke-13 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11/2025), membawa tekanan berbeda bagi Persebaya Surabaya. Pelatih Eduardo Perez Moran menegaskan semua perhatian kini sepenuhnya diarahkan pada laga kontra rival terbesar mereka itu.
“Kami sedang mempersiapkan diri untuk lawan Arema dan melanjutkan rencana permainan untuk duel lawan Arema FC,” ujar Eduardo. Ia memastikan persiapan berjalan normal meski seluruh pemain sadar betul bobot emosional duel ini.
Eduardo menyebut pertandingan ini lebih besar dari sekadar statistik dan strategi. Rivalitas panjang Persebaya Surabaya-Arema menciptakan atmosfer yang menurutnya setara dengan duel raksasa dunia.
“Ini derby. Saya tahu rivalitas antara Arema dan Persebaya. Bagi kami, ini pertandingan yang sangat penting,” ucap pelatih asal Spanyol itu.
Ia bahkan menyamakan panasnya derby Jatim dengan El Clasico yang selalu menyita perhatian publik sepak bola. Meski Arema datang dengan sorotan pada ketajaman Dalberto, Eduardo tak ingin timnya hanya fokus pada satu nama.
“Seperti biasa, saya sudah bilang, tidak hanya ada satu pemain,” ujarnya singkat tapi tegas.
Ia menambahkan Arema memiliki skuad dan pelatih yang sangat berpengalaman. Baginya, Persebaya Surabaya harus tetap disiplin menjalankan skema sambil menjaga emosi karena derby kerap membuat pemain tampil berbeda dari biasanya.
Di tengah persiapan tersebut, pembahasan mengenai top skor Persebaya Surabaya ke gawang Arema sejak era Liga 1 kembali mengemuka. Empat nama mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Green Force dalam duel panas itu.
David Da Silva menjadi yang pertama dalam daftar tersebut setelah mencetak dua gol saat Persebaya Surabaya menang 4-1 di Stadion Batakan, Balikpapan. Brace itu mengukuhkan DDS sebagai penyerang yang selalu tampil efektif di partai besar.
Lalu ada Samsul Arif yang mencatat prestasi unik pada musim 2021/2022. Ia mencetak gol di putaran pertama dan kedua, menjadikannya penyerang lokal yang paling konsisten saat menghadapi Arema.
Flavio Silva melengkapi daftar dengan penampilan gemilang pada debutnya di derby. Seperti DDS, ia langsung mencatatkan brace dan menjadi salah satu pemain asing yang cepat mencuri hati Bonek.
Nama terakhir tentu saja Bruno Moreira yang kini menjadi ikon baru di lini depan Persebaya Surabaya. Ia mengoleksi dua gol ke gawang Arema, masing-masing pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, dan seluruhnya masih sangat segar dalam ingatan suporter. Kini Bruno menjadi satu-satunya pemain yang masih aktif dan berpeluang menambah koleksinya.
Jika ia mencetak gol pada laga ini, ia akan menyamai tiga pendahulunya; jika ia berhasil mencetak lebih dari satu gol, ia akan menjadi top skor Persebaya Surabaya ke gawang Arema FC sejak era Liga 1.
Ekspektasi itu bukan tanpa alasan karena para suporter melihat perbedaan signifikan pada performa sang kapten saat bertemu rival biru tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
