
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule). PSSI/Antara
JawaPos.com-Mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengusulkan agar kepengurusan federasi sekarang mengembalikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dia membeberkan tiga alasan yang mendasari usul itu.
Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan, menyampaikan usul itu menyusul kosongnya kursi pelatih Timnas Indonesia. PSSI sebelumnya mengakhiri kontrak Patrick Kluivert beserta tim kepelatihan beberapa hari lalu.
Usul itu disampaikan Iwan Bule yang merupakan Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 sekaligus penggemar sepak bola, khususnya Timnas Indonesia sejak lama.
"Tim nasional Indonesia belakang ini kita semua mendengar bahwa ada isu tentang pergantian pelatih isu pelatih kepala tim nasional indonesia yang kemarin sudah selesai kontraknya atau dipecat," kata Iwan Bule dalam Instagramnya.
"Terkait itu saya ingin menyampaikan saran kepada federasi kepada PSSI, kepada exco PSSI untuk mempertimbangkan kembali sosok STY Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala tim nasional indonesia menggantikan Patrick Kluivert," tambah dia.
Menurut Iwan Bule, memulangkan Shin Tae-yong jadi opsi karena pelatih asal Korea Selatan itu pernah menangani Timnas Indonesia sejak 2020-2025. Shin dianggap sudah paham betul karakteristik pemain Garuda sekarang.
"Kenapa demikian? Perasaan saya sederhana, STY atau Shin Tae-yong sudah sangat mengenal karakteristik, kemampuan dan semangat para penggawa Garuda, mereka sudah berinteraksi lama cukup lama," papar Mochamad Iriawan.
"Jadi mereka apa mereka tahu meskipun secara bahasa kadang-kadang STY memakai bahasa Korea tapi sudah dimengerti oleh anak-anak tim nasional. Ini tentunya pembangunan chemistry yang sudah juga dilakukan STY kepada tim nasional Indonesia," sambung dia.
Selain itu, Iwan Bule juga mengatakan bahwa rekam jejak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia sudah terbukti. Selama lima tahun, sang pelatih membawa Garuda naik level baik secara ranking FIFA sebanyak 48 tingkat hingga prestasi melaju ke perempat final Piala Asia 2024.
"Kita tahu zaman STY cukup banyak kemajuan padahal waktu itu kita kena Covid-19 sampai dua tahun. Tapi Alhamdulillah mereka bisa melakukan kemajuan-kemajuan dengan baik antara pelatih dan pemainnya," terang Mochamad Iriawan.
"Di mana kita tahu pola-pola STY yang pertama sesuai dengan kesepakatan kami adalah pertama mental mental anak-anak kita diangkat menjadi mental petarung, pemenang dan juga juara," ungkap Iriawan.
Kemudian kedisiplinan yang diterapkan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia juga sudah terbukti. Eks pelatih Timnas Korea Selatan itu tak segan mencoret pemain yang indisipliner.
"Kedisiplinan bersangkutan sangat disiplin kita berterima kasih bahwa disiplin sangat penting untuk satu kesatuan tim nasional dimana kita tahu ada anak-anak yang hanya telat beberapa menit dicoret dari tim nasional. Saya pikir ini menimbulkan kekompakan yang sangat baik," tandas Mochamad Iriawan.
"Ketiga adalah stamina, di mana stamina ditekankan oleh STY karena sekali lagi bagaimana anak-anak mempunyai taktik, strategi atau apapun yang terbaik skill yang baik, tapi kalau stamina tidak tinggi dia tidak akan bisa main full dalam 2x45 apalagi tambahan waktu," lanjut dia.
Nah tiga alasan itu membuat Iwan Bule yakin bahwa Shin Tae-yong adalah pelatih yang tepat untuk menangani Timnas Indonesia. Tapi dia juga menyatakan bahwa hal itu sebatas usul sebagai pencinta sepak bola nasional.
