Francisco Rivera dan Jordi Amat akan sajikan duel pemain termahal di alga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya, Persija Jakarta)
JawaPos.com — Pertarungan besar bakal tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. Duel antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta pada pekan ke-9 Super League 2025/26 bukan sekadar soal tiga poin, tapi juga adu gengsi pemain termahal di kedua tim: Francisco Rivera dan Jordi Amat.
Total nilai pasar keduanya mencapai Rp 19,12 miliar, menjadikan laga ini sarat bintang dan prestige.
Francisco Rivera yang kini jadi motor serangan Persebaya Surabaya akan berhadapan langsung dengan tembok kokoh Macan Kemayoran, Jordi Amat, di lini belakang.
Duel ini bakal jadi sorotan utama karena keduanya punya peran vital di dalam tim. Rivera dikenal piawai mengatur tempo dan mengeksekusi peluang, sementara Amat jadi sosok penting dalam merapikan lini pertahanan Persija.
Persebaya Surabaya tengah berada dalam tren positif menjelang laga panas ini.
Meski hanya bermain imbang di markas Dewa United pekan lalu, performa Green Force dalam lima laga terakhir terbilang impresif dengan tiga kemenangan dan hanya sekali kalah.
Pelatih Eduardo Perez menegaskan timnya siap tampil habis-habisan di depan pendukung sendiri. Ia ingin memastikan semangat Green Force tetap menyala dan menunjukkan permainan terbaik di rumah sendiri.
“Kami akan menyuguhkan sebuah pertandingan yang sangat menarik di depan para pendukung kami,” ujar Perez optimistis.
“Oleh karena itu, kami berharap dapat memberikan penampilan yang hebat dan menunjukkan kemampuan terbaik kami.”
Sebaliknya, Persija datang ke Surabaya dalam kondisi kurang ideal. Dua kekalahan tandang beruntun dari PSM Makassar dan Borneo FC Samarinda membuat mereka butuh hasil positif untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, mengakui empat laga tandang berturut-turut bukan hal mudah bagi timnya. Ia meminta para pemain menjadikan situasi ini sebagai ujian karakter untuk bangkit.
“Empat laga tandang beruntun ini jelas bukan hal yang ringan. Namun, kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija,” tegas Ardhi.
“Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya.”
Secara statistik, Persebaya Surabaya lebih unggul atas Persija dalam beberapa tahun terakhir. Dari 12 pertemuan terakhir di liga, Green Force berhasil meraih empat kemenangan, sementara Persija hanya dua kali menang.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
