
Stadion JIS, kandang Persija Jakarta. (Dok Instagram Lestarindo)
JawaPos.com-Rumah adalah sebuah tempat yang layak untuk ditinggali dan membuat nyaman pemilik serta penghuni. Itulah yang didambakan Persija Jakarta saat Jakarta International Stadium (JIS) resmi diumumkan sebagai kandang baru.
JIS resmi diumumkan menjadi rumah baru Persija Jakarta setelah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Jakpro selaku pengelola stadion dan manajemen Macan Kemayoran pada Februari.
Stadion di Jakarta Utara itu baru ditetapkan sebagai rumah Persija setelah Macan Kemayoran menjalani empat laga kandang di JIS pada Liga 1 2024/2025. Kesepakatan itu diharapkan dapat membuat Persija dapat berkandang tetap di JIS.
Realisasi Persija selalu menjadikan JIS sebagai kandang sepenuhnya baru terwujud pada Super League 2025/2026. Macan Kemayoran jadi prioritas utama untuk penggunaan stadion berkapasitas 82 ribu penonton tersebut.
Sejauh ini, Persija sudah menggunakannya untuk tiga pertandingan. Yakni melawan Persita Tangerang (4-0), Malut United FC (1-1) dan Bali United FC (1-1).
Meski tak selalu menang, tapi catatan itu cukup baik. Sebab Persija berarti mampu menjaga tren ciamiknya selama bertanding di JIS, yakni tak pernah terkalahkan.
Pada musim lalu, Persija memainkan enam laga kandang di JIS dan hasilnya meraih lima kemenangan dan sekali imbang. Artinya Macan Kemayoran sampai saat ini telah bermain sebanyak 9 laga di JIS dan enam di antaranya berbuah tiga kemenangan. JIS layaknya jadi kandang yang angker untuk tim tamu.
Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson pernah mengatakan bahwa atmosfer pertandingan di JIS memang tiada duanya. Menurutnya, Macan Kemayoran dapat motivasi tambahan setiap beraksi di JIS dengan dukungan suporter.
“JIS ini bagi saya atmosfernya, yang saya bilang tadi, enak sekali ya. Suara penonton kalo ketika lawan corner itu bisa benar-benar mengganggu konsentrasi mereka,” tutur Ricky Nelson saat jadi pelatih interim pada akhir musim lalu.
“Dan kita juga merasa bener-bener deket dengan suporter. Jadi itu emang buat, saya pikir, anak-anak itu bener-bener seperti ada ekstra tenaga untuk melakukan bermain sampai 90 menit,” sambung dia.
Apa yang diutarakan Ricky Nelson tak salah. Sebab nyaris setiap laga Persija di JIS dipenuhi The Jakmania. Bahkan, beberapa laga di antaranya berujung rekor pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak.
Bahkan, Persija sempat beberapa kali memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak di Liga 1 2024/2025. Salah satunya adalah duel kontra Persita Tangerang di JIS pada Januari 2025 dengan total 28.027 penonton.
Kemudian pada Super League 2025/2026, tiga laga kandang Persija musim ini masuk dalam lima besar rekor jumlah penonton terbanyak. Bahkan dua laga di antaranya menempati posisi teratas.
Ya, rekor pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak adalah saat duel Persija Jakarta vs Bali United pada 14 September lalu. Panitia pelaksana dan I.League mencatat ada 29.389 penonton yang hadir di JIS dalam laga tersebut.
Kemudian rekor kedua terbanyak adalah pada pekan pertama kontra Persita Tangerang pada 10 Agustus. Saat itu JIS diramaikan oleh 29.153 penonton. Atmosfer di stadion pun terasa hangat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
