Persija Jakarta sedang terpuruk jelang laga hadapi Persebaya Surabaya. (Media Persija)
JawaPos.com-Juara menjadi target mutlak yang diusung Persija Jakarta dalam Super League 2025/2026. Misi itu bukan sekadar angan-angan untuk Macan Kemayoran, tapi juga tak bisa didapat dengan mudah. Semua harus diperjuangkan maksimal.
Persija Jakarta melakukan perubahan besar sejak awal musim jelang menatap Super League 2025/2026. Revolusi itu dimulai dengan penunjukkan Mauricio Souza sebagai pelatih kepala anyar sejak tak lama setelah Liga 1 2024/2025 tuntas.
Juru taktik asal Brasil itu ditunjuk karena dianggap punya rekam jejak mentereng. Salah satunya adalah pernah langsung membawa Madura United FC lolos ke championship series pada Liga 1 2023/2024.
Direktur Persija Mohamad Prapanca mengatakan bahwa manajemen memberikan kendali penuh kepada Souza untuk membentuk skuad idaman. Skuad yang diharapkan bisa menjadi juara, sesuai yang ditargetkan.
"Jadi balik lagi bahwa kami ingin pelatih membentuk tim untuk juara, di mana intervensi manajemen itu sangat-sangat kecil," kata Prapanca.
"Oke saya hanya segini saja kalau manajemen mau nambah pemain, silakan. Nah, itu bahasa itu belum keluar nih. Jadi kita tunggu," tambah dia.
Pergerakan Persija pun dimulai setelahnya. Meski bisa dibilang sedikit lambat, tapi Macan Kemayoran mulai merangkai puzzle satu per satu.
Eksel Runtukahu jadi nama pertama yang didatangkan. Penyerang berusia 27 tahun itu direkrut dari klub yang baru terdegradasi ke Championship alias Liga 2, PS Barito Putera.
Persija kemudian memperkuat barisan pertahanan dengan pengangkut pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Dia adalah Jordi Amat, bek berpengalaman yang pernah bermain di Liga Inggris hingga La Liga Spanyol untuk jadi rekan duet Rizky Ridho Ramadhani.
Selain itu, Persija juga mengamankan jasa para pemain asing. Menariknya, semua yang didatangkan dari Brasil. Mulai dari Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Gustavo Franca, Thales Lira, Allano Lima, Alan Cardoso, Maxwell Souza, hingga Bruno Tubarao.
Kehadiran mereka melengkapi kuota 11 pemain asing Persija. Manajemen sebelumnya telah mempertahankan tiga pilar impor dari musim lalu. Dua di antaranya juga dari Brasil yaitu Carlos Eduardo dan Gustavo Almeida. Sedangkan satu asing lainnya adalah Ryo Matsumura dari Jepang.
Seluruh pemain baru tersebut, kompak dan sepakat bahwa ambisinya adalah juara. Hasrat besar itu sesuai dengan target besar Persija Jakarta sejak musim akan dimulai.
Asa juara itu pun semakin besar setelah liga bergulir. Persija Jakarta menjalani awal musim yang memukau dengan catatan tiga kemenangan dan sekali imbang dalam empat pertandingan awal.
Rangkaian apik itu diawali dengan sukses menyikat Persita Tangerang (4-0) di Jakarta International Stadium (JIS). Macan Kemayoran kemudian menjungkalkan tuan rumah Persis Solo (3-0) pada pekan kedua.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
