Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 14.05 WIB

Api Kebangkitan Persija Jakarta! Manajer Siap Menyulut Bara Kemenangan Jelang Lawan Persebaya Surabaya

Persija Jakarta lakukan persiapan matang jelang melawat ke kandang Persebaya Surabaya, Sabtu (18/10/2025). (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persija Jakarta kini dihadapkan pada rentetan empat laga tandang yang bukan perkara mudah. Setelah kekalahan di Parepare dan Samarinda, skuad Macan Kemayoran ditantang untuk menyingkap wajah yang berbeda.

Bukan sekadar bertanding, melainkan membuktikan diri dari setiap kekalahan, lahirlah bara yang menyulut kemenangan.

Manajer tim Persija, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko, menegaskan Fabiano Calonego dan kawan-kawan wajib tampil versi terbaiknya saat menghadapi Persebaya Surabaya dan Madura United.

18 Oktober 2025 bakal menjadi ujian pertama di Gelora Bung Tomo Surabaya, saat Persija bersua tuan rumah Persebaya Surabaya.

Enam hari kemudian, 24 Oktober 2025, giliran Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan jadi panggung tantangan melawan Madura United.

Ardhi menyadari dua laga tandang terakhir menjadi catatan pahit: kalah 0–2 dari PSM Makassar dan 1–3 dari Borneo FC. Ia tidak ingin timnya terus terjerat dalam kesalahan yang sama.

“Empat laga tandang beruntun ini jelas bukan hal yang ringan,” ucap Ardhi.

“Namun, kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya.”

Ia menekankan, tim pelatih dan pemain wajib tetap memiliki tekad serta konsentrasi penuh.

Apapun keputusan operator liga terkait jadwal pertandingan, Persija harus siap. Persiapan mental dan fisik mutlak dijaga agar performa tidak ambyar ketika tiba di Surabaya maupun Pamekasan.

“Jadi, apapun keputusan operator liga terkait jadwal pertandingan, Persija harus siap. Tim pelatih dan pemain wajib tetap memiliki tekad dan konsentrasi penuh untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” jelas Ardhi.

Menurut Ardhi, kesalahan dalam pertandingan adalah hal wajar. Namun setelah melakukan kesalahan itulah yang harus diperhatikan.

“Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Hal itu harus dicamkan oleh para pemain,” tegasnya.

“Sebab, kondisi setiap pertandingan pasti berbeda dan menemukan persoalan baru. Bermainlah sampai titik darah penghabisan.”

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore