Bolivia berhasil melaju ke babak play-off setelah 32 tahun. (Instagram @laverde_fbf)
JawaPos.com - Bolivia mencetak sejarah baru dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan. Bermain di kandang sendiri, tim berjuluk La Verde sukses menumbangkan Brasil 1-0 berkat gol penalti Miguel Terceros, Selasa (9/9) waktu setempat.
Kemenangan ini bukan hanya mengejutkan publik sepak bola, tetapi juga menghidupkan kembali harapan Bolivia yang sudah 30 tahun lebih menunggu kesempatan tampil di putaran final Piala Dunia.
Gol tunggal Terceros pada menit ke-45 menjadi momen paling bersejarah bagi Bolivia dalam beberapa tahun terakhir. Di hadapan publik sendiri, mereka berhasil mengalahkan Brasil untuk pertama kalinya sejak 2019. Meski pertandingan berjalan sengit, penalti itu cukup untuk membawa Bolivia meraih tiga poin yang sangat krusial.
Namun, keberhasilan Bolivia mengamankan tiket play-off bukan hanya karena hasil di La Paz. Kepastian melangkah untuk play-off dipengaruhi oleh hasil dari pertandingan Kolombia yang berhasil menggilas Venezuela 6-3 lewat penampilan luar biasa Luis Suarez yang mencetak empat gol. Kemenangan Kolombia tersebut memastikan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen sekaligus membuka jalan bagi Bolivia untuk naik ke zona play-off antarbenua. Tanpa bantuan hasil ini, perjuangan Bolivia bisa jadi sia-sia.
Bagi rakyat Bolivia, tiket play-off ini bukan sekadar angka di klasemen. Terakhir kali mereka merasakan atmosfer Piala Dunia adalah di Amerika Serikat pada 1994. Sejak saat itu, setiap edisi kualifikasi selalu berakhir dengan kekecewaan. Kini, setelah penantian tiga dekade, asa itu kembali menyala. Harapan untuk bisa kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia kini semakin nyata.
Menurut regulasi, enam negara akan berebut dua tiket terakhir ke Piala Dunia lewat jalur play-off internasional. Turnamen mini ini akan digelar pada jeda internasional pada Maret 2026, beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026 resmi dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Drama makin menarik karena ada kemungkinan Bolivia akan bertemu Indonesia di jalur play-off. Skenarionya, jika Indonesia gagal menjadi juara grup di babak kualifikasi Asia putaran keempat dan hanya finis sebagai runner-up, maka skuad Garuda harus menjalani play-off. Itu pun jika tim asuhan Patrick Kluivert berhasil meraih kemenangan di putaran kelima (kontra runner-up grup lain di putaran keempat).
Artinya, peluang bentrok antara Indonesia dan Bolivia terbuka lebar, sebuah laga yang akan menjadi sorotan besar, baik di Jakarta maupun La Paz.
Adapun klasemen akhir zona Amerika Selatan memastikan Argentina, Ekuador, Kolombia, Uruguay, Brasil, dan Paraguay lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Bolivia finis di posisi ketujuh, yang membuat mereka berhak berjuang pada jalur antarkonfederasi. Di pertandingan lain, Ekuador juga mencuri perhatian dengan menumbangkan Argentina 1-0 lewat penalti Enner Valencia, sedangkan Uruguay bermain imbang tanpa gol melawan Chile, dan Paraguay menang tipis 1-0 atas Peru.
Kini, sorotan dunia tertuju pada Bolivia. Dari tim yang kerap dipandang sebelah mata di Amerika Selatan, mereka kembali ke jalur yang bisa membawa ke Piala Dunia. Pertandingan melawan Brasil hanyalah awal dari perjalanan panjang. Tantangan sesungguhnya akan datang pada Maret nanti, ketika mereka harus membuktikan diri di play-off.
Bagi masyarakat Bolivia, ini bukan sekadar tiket pertandingan, melainkan simbol harapan yang sempat terkubur selama puluhan tahun. Dari La Paz hingga Santa Cruz, euforia kemenangan atas Brasil menyebar cepat. Semua mata kini menatap ke depan, berharap 2026 menjadi momen di mana mimpi panjang mereka kembali menjadi kenyataan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
