Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 16.24 WIB

Suporter Timnas U23 Teriakkan Nama Shin Tae Yong Saat Indonesia Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

Shin Tae-yong. (Media PSSI)

JawaPos.com - Stadion Delta Sidoarjo menjadi saksi laga kualifikasi Piala Asia U23 2025 pada Senin (9/9/2025) malam. Timnas Indonesia U23 harus mengakui keunggulan tipis Korea Selatan U23 dengan skor 0-1.

Gol tunggal Korea Selatan tercipta di babak pertama, sekaligus menutup mimpi Garuda Muda untuk lolos ke Piala Asia U23 di hadapan puluhan ribu pendukungnya.

Namun, sorotan terbesar bukan hanya soal hasil pertandingan. Suasana tribun mendadak riuh ketika penonton meneriakkan nama Shin Tae Yong, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan yang belum lama ini diberhentikan PSSI.

Seruan itu terdengar berkali-kali, seolah menjadi bentuk kekecewaan suporter terhadap keputusan federasi yang mengganti STY dengan Gerald Vanenburg.

Kritik di Media Sosial

Fenomena itu juga ramai diperbincangkan di media sosial. Akun Instagram @hantamfootball menyinggung PSSI dengan nada kritis. “Ngapain teriakin nama STY, bukannya #stytanpaDiasporanol? Sekarang siapa yang nol tanpa STY?” tulisnya, menyindir kondisi tim usai pergantian pelatih.

Tak berhenti di situ, kritik lebih tajam datang dari akun @r_anggrahito. Ia menilai perbandingan prestasi Shin Tae Yong dan Gerald Vanenburg sangat jauh berbeda.

Compare yang fair aja AFF U23, STY runner up dengan tim compang-camping karena liga jalan dan pemain sulit dipanggil. Tapi masih bisa cetak gol tiap game, kalahkan tuan rumah Thailand, dan kalah final pun lewat adu penalti lawan Vietnam,” tulisnya.

Ia kemudian menyinggung performa Gerald. “Gerald, jadi tuan rumah dengan tim lebih komplit. Gol open play cuma lawan Brunei, semifinal menang adu penalti, final kalah 90 menit lawan Vietnam,” tambahnya.

Jejak Prestasi STY Dibanding Gerald

Komentar itu semakin ramai karena menyoroti rekam jejak Shin Tae Yong di ajang internasional. “Piala Asia U23, STY bisa bawa tim kalahin Australia, Jordania, bahkan Korea Selatan. Lolos ke semifinal dan hanya gagal ke Olimpiade karena kalah dari tim kuat Uzbekistan, Irak, dan Guinea. Itu pun tidak memalukan,” lanjut @r_anggrahito.

Sementara Gerald disebut gagal menunjukkan gebrakan berarti. “Kualifikasi aja 0-0 lawan Laos, menang lawan Makau, kalah tipis lawan Korsel, tapi tetap gagal lolos. Yang waras pasti bisa nilai,” sindirnya.

Dukungan untuk Shin Tae Yong Masih Kuat

Teriakan suporter di stadion dan derasnya komentar di media sosial menunjukkan satu hal Shin Tae Yong masih punya tempat spesial di hati pendukung Timnas Indonesia.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore