Skuad Timnas Indonesia dalam pertandingan persahabatan kontra Lebanon. (Instagram @kevindiks)
JawaPos.com – Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan saat menjamu Lebanon dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo.
Meski menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi bola, skuad Garuda tidak mampu menembus pertahanan lawan.
Berikut 5 faktor utama yang membuat Indonesia gagal mencetak gol, seperti dilansir dari laman Biz Chozun pada Selasa (9/9).
Indonesia mendominasi penguasaan bola lebih dari 70 persen sepanjang laga. Namun, dominasi itu tidak berbanding lurus dengan terciptanya peluang emas. Serangan cenderung berputar di lini tengah tanpa penetrasi yang tajam. Akibatnya, Lebanon mampu bertahan tanpa banyak tertekan.
Para pemain naturalisasi Indonesia sering kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan. Kombinasi serangan terlihat monoton dan mudah dibaca oleh pemain Lebanon. Kreativitas untuk menciptakan variasi serangan sangat terbatas, terutama saat mendekati kotak penalti. Kondisi itu membuat peluang nyata sulit tercipta.
Meski ada beberapa percobaan ke arah gawang, mayoritas tembakan Indonesia tidak tepat sasaran. Lilipaly sempat mencoba di babak pertama, tetapi usahanya mudah dimentahkan. Sementara percobaan lain lebih sering melambung jauh dari target. Inefisiensi ini menjadi faktor utama Indonesia gagal mencetak gol.
Pelatih Patrick Kluivert mencoba menyegarkan permainan dengan memasukkan empat pemain baru di babak kedua. Salah satunya adalah Adrien Wibowo yang melakoni debut bersama tim nasional. Namun, kehadiran para pemain pengganti tidak memberi dampak nyata terhadap kualitas serangan. Pertahanan Lebanon tetap sulit ditembus hingga akhir laga.
Lebanon tampil dengan strategi bertahan yang sangat solid. Mereka menjaga kedisiplinan tinggi dalam menutup ruang serangan Indonesia. Barisan belakang tidak mudah terpancing keluar dari posisinya. Tembok kokoh ini akhirnya membuat Indonesia frustrasi hingga pertandingan berakhir 0-0.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
