Timnas Indonesia. (Instagram @patrickkluivert9)
JawaPos.com – Timnas Indonesia mencatat kemenangan telak 6-0 atas Tionghoa Taipei dalam laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9).
Hasil ini diraih lewat permainan dominan sejak awal hingga akhir pertandingan.
Berikut 7 faktor utama yang membuat skuad Garuda menang dengan mudah, seperti dilansir dari laman resmi Kita Garuda pada Sabtu (6/9).
Indonesia langsung menekan sejak menit pertama pertandingan dimulai. Jordi Amat membuka gol cepat melalui sundulan setelah menerima umpan matang Beckham Putra. Start agresif ini membuat Taipei tidak sempat membangun kepercayaan diri.
Mark Klok dan Egy Maulana Vikri menguasai alur permainan di sektor tengah. Kombinasi keduanya menghasilkan gol ketiga Indonesia pada menit ke-33. Kontrol lini tengah memastikan Indonesia menguasai tempo sepanjang pertandingan.
Permainan Indonesia sangat cair dengan dukungan pemain sayap yang aktif. Yakob Sayuri dan Shayne Pattynama rajin melepas umpan berbahaya dari sisi lapangan. Umpan silang ini berujung pada gol Eliano Reijnders yang memperbesar keunggulan Garuda.
Skema bola mati menjadi senjata mematikan Indonesia. Gol kedua lahir dari sepak pojok Klok yang membuat Taipei melakukan gol bunuh diri. Selain itu, tendangan bebas Klok menghasilkan gol keenam melalui eksekusi Sandy Walsh.
Meski Taipei beberapa kali mencoba menyerang balik, lini belakang Indonesia tampil disiplin. Jordi Amat dan Rizky Ridho sigap mematahkan peluang lawan. Emil Audero turut menjaga gawang tetap steril dengan penyelamatan penting dari tendangan bebas.
Patrick Kluivert cerdas melakukan rotasi di babak kedua. Masuknya Sandy Walsh dan Ramadhan Sananta langsung berbuah gol tambahan. Pergantian lain juga memberi warna baru dan menjaga intensitas permainan tetap tinggi.
Puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Tomo memberikan energi positif. Semangat juang pemain meningkat seiring sorakan penonton yang memenuhi stadion. Mental kuat membuat Indonesia konsisten menekan hingga akhir laga tanpa memberi ruang bagi lawan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
