
Mikael Tata siap antarkan Timnas Indonesia kalahkan Laos di Kualifikasi AFC U-23 2026. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com—Pemain Timnas Indonesia U-23 Mikael Tata mengirimkan seruan khusus kepada Bonek dan Bonita untuk hadir langsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Fullback kiri Persebaya Surabaya itu meminta dukungan penuh suporter agar Garuda Muda bisa meraih kemenangan di laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mikael menyebut dukungan Bonek dan Bonita akan menjadi energi tambahan di lapangan.
Apalagi laga pembuka Grup J melawan Laos, Rabu (3/9) pukul 19.30 WIB, sangat penting bagi Timnas Indonesia U-23 untuk membuka jalan menuju putaran final.
“Bonek, Bonita, dan semua pendukung timnas ayo datang ke stadion untuk menambah motivasi kami agar bisa tampil maksimal meraih tiga poin,” ucap Mikael Tata, Selasa (2/9).
Seruan itu diharapkan membuat atmosfer Gelora Delta penuh warna dan membakar semangat tim asuhan pelatih Gerald Vanenburg. Mikael tidak sekadar asal bicara.
Pemain berusia 21 tahun itu paham betul bagaimana fanatisme Bonek dan Bonita selalu mampu memberi efek besar di setiap laga. Baik di kandang Persebaya maupun ketika mendukung tim nasional.
Kondisi fisiknya kini juga sudah prima setelah sebelumnya absen di Piala AFF U-23 2025 karena sakit. Dia menegaskan siap tampil sebagai starter untuk membantu Garuda Muda meraih poin penuh melawan Laos.
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 ini menjadi ajang penting bagi Indonesia. Format kompetisi hanya memberi tiket otomatis kepada juara grup, sementara empat runner-up terbaik dari 11 grup juga berhak melangkah ke putaran final.
Artinya, peluang lolos langsung ke Arab Saudi terbuka lebar bila Indonesia bisa tampil konsisten sejak laga pertama. Kemenangan atas Laos akan menjadi modal krusial sebelum menghadapi Makau dan lawan berat Korea Selatan.
Skuad Timnas Indonesia U-23 sudah diumumkan dengan membawa 23 pemain. Beberapa wajah baru ditambahkan untuk menambah kekuatan sekaligus regenerasi skuad setelah kegagalan di Piala AFF U-23 lalu.
Nama-nama yang tidak dipanggil kali ini antara lain Randon Scheunemann, Achmad Maulana, Firman Juliansyah, Dominikus Dion, Victor Dethan, Althaf Indie, dan Yardan Yafi. Gerald Vanenburg lebih memilih memberikan kesempatan kepada pemain yang dinilai lebih siap untuk kompetisi tingkat Asia.
Deretan pemain baru yang masuk skuad antara lain Dion Markx dari NEC Nijmegen U-21, Mikael Tata dari Persebaya Surabaya, Zanadin Fariz dari Persis Solo, Ananda Raehan dari PSM Makassar, hingga Salim Tuharea dari Arema FC. Kehadiran mereka diharapkan menambah dinamika permainan Timnas Indonesia U-23.
Rafael Struick yang biasanya bermain untuk timnas senior kali ini turun bersama kelompok usia U-23. Dengan begitu, lini depan Garuda Muda memiliki variasi serangan yang lebih tajam.
Perjalanan Timnas Indonesia U-23 pada edisi sebelumnya cukup membanggakan. Di bawah asuhan Shin Tae-yong, skuad muda Garuda mampu menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar meski akhirnya harus puas di posisi keempat setelah kalah dari Irak.
Kini, tantangan baru hadir bersama pelatih Gerald Vanenberg yang dipercaya memimpin regenerasi tim. Target utama tentu membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada 7–25 Januari 2026.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
