Pertandingan Persita Tangerang Vs Persebaya Surabaya pada Super League pekan kedua di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (16/8/2025). Persebaya berhasil memimpin 1-0 lebih dulu. Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor pada menit k
JawaPos.com-Blak-blakan! Eduardo Perez akhirnya membeberkan rahasia di balik kemenangan perdana Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. Green Force sukses mencuri tiga poin usai menundukkan tuan rumah Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025) sore.
Baca Juga: Malam Pesta Rakyat HUT RI ke-80 di Monas, Warga yang Sempat Membludak Mulai Membubarkan Diri
Gol tunggal kemenangan Persebaya Surabaya dicetak Francisco Rivera pada menit ke-24. Gelandang asal Meksiko itu memanfaatkan umpan matang Arief Catur Pamungkas dari sisi kiri pertahanan Persita yang lengah dalam penjagaan.
Sejak gol itu tercipta, pertandingan berlangsung sengit dengan Persita yang gencar menekan.
Pendekar Cisadane berupaya keras membalas demi menjaga harga diri di depan ribuan pendukungnya, namun serangan mereka selalu kandas.
Persebaya Surabaya harus bertahan habis-habisan hingga peluit panjang berbunyi. Skor tipis 1-0 menjadi penutup sekaligus memastikan kemenangan perdana tim asal Kota Pahlawan musim ini.
Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez menyebut kemenangan itu lahir dari strategi khusus yang sudah dipersiapkan. Ia mengaku timnya melakukan analisis mendalam terhadap permainan Persita sebelum bertanding.
"Saya pikir mereka (Persita) menekan kami dengan sangat baik dan kami mulai mencoba menguasai ruang di sisi lapangan yang lain," ujar Perez dikutip dari I.League, Minggu (17/8/2025).
“Saya pikir kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol di babak pertama yang (seharusnya) mencetak lebih dari satu gol.”
Menurut Perez, Persebaya Surabaya sebenarnya berpeluang menambah gol di babak pertama. Hanya saja, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang emas itu terbuang.
Meski demikian, ia tetap puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama dalam bertahan. Lini belakang Persebaya Surabaya disebut mampu meredam banyak umpan silang dan situasi berbahaya di kotak penalti.
"Tentu saja, kami perlu menahan banyak umpan silang, banyak situasi di dalam kotak penalti (Persebaya). Namun kami sangat senang dengan kinerja seluruh tim di lini pertahanan. Dan ini satu langkah," kata Perez penuh optimisme.
Ia menambahkan kemenangan ini menjadi langkah awal kebangkitan Persebaya Surabaya setelah kalah di laga perdana. Pada pertandingan sebelumnya, Green Force dipermalukan PSIM Yogyakarta di Gelora Bung Tomo, 8 Agustus lalu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
