Francisco Rivera siap jadi mesin serangan Persebaya Surabaya hadapi Persita Tangerang. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persita Tangerang akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan kedua Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (16/8/2025) pukul 15.30 WIB. Laga ini dipastikan berlangsung seru karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana setelah tumbang di pekan pembuka.
Menariknya, sorotan utama bukan hanya pada hasil pertandingan, melainkan duel adu cerdas dua playmaker yang menjadi otak permainan.
Persita mengandalkan Pablo Ganet sebagai motor serangan, sementara Persebaya Surabaya bertumpu pada kreativitas Francisco Rivera.
Pertemuan ini menjadi spesial bagi Persita karena dalam delapan laga sebelumnya, mereka tak pernah menang atas Persebaya Surabaya.
Catatan buruk itu tentu ingin diputus di hadapan pendukung sendiri, dan Ganet menjadi harapan besar di lini tengah.
Sementara itu, Persebaya Surabaya juga datang dengan ambisi bangkit usai menelan kekalahan mengejutkan pada pekan pertama.
Rivera yang dikenal lihai dalam mengatur tempo diyakini akan menjadi pembeda dalam duel panas di Tangerang.
Pablo Ganet merupakan rekrutan anyar Persita yang bergabung pada 11 Juli 2025. Pemain kelahiran Málaga, Spanyol, itu kini berusia 30 tahun dan memiliki kewarganegaraan ganda Guinea Khatulistiwa serta Spanyol.
Dengan tinggi 1,82 meter, Ganet memiliki postur ideal untuk menguasai lini tengah dan duel udara. Ia berposisi sebagai gelandang tengah dengan kaki kanan dominan yang sering menjadi penghubung antar lini.
Sepanjang karier profesionalnya, Ganet sudah mencatatkan 154 pertandingan resmi. Dari jumlah itu, ia menorehkan 13 gol, 8 assist, serta 15 kartu kuning dengan menit bermain mencapai 8.652.
Meski kontribusi golnya tidak terlalu besar, peran Ganet lebih kepada pengatur ritme dan distribusi bola.
Ia juga punya pengalaman internasional bersama timnas Guinea Khatulistiwa yang membuatnya lebih matang dalam membaca situasi permainan.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya memiliki Francisco Israel Rivera Dávalos sebagai otak permainan. Pemain asal San Luis Potosí, Meksiko, ini juga berusia 30 tahun dan sudah bergabung bersama Green Force sejak 1 Juli 2024.
Rivera yang bertinggi 1,70 meter dikenal sebagai gelandang serang dengan kaki kiri mematikan. Kreativitas, visi permainan, dan kemampuan eksekusi bola mati menjadi senjata utama mantan pemain Liga Meksiko ini.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
