Ernando Ari masuk daftar 6 kiper lokal termahal Super League 2025/2026 wakili Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Dua penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari dan Andhika Ramadhani, masuk daftar enam kiper lokal termahal di Super League 2025/2026. Total nilai pasar keduanya mencapai Rp 8,69 miliar, melampaui harga beberapa kiper asing papan atas.
Ernando Ari kini dibanderol Rp 5,21 miliar berdasarkan data terbaru per 29 Mei 2025. Kenaikan signifikan ini terjadi dalam empat tahun terakhir, mengingat pada 2021 harganya masih Rp 1,74 miliar.
Kiper kelahiran Semarang, 27 Februari 2002 itu, sudah memperkuat Green Force sejak 5 Januari 2020. Meski mengawali musim dengan kebobolan satu gol saat Persebaya Surabaya kalah dari PSIM Yogyakarta, ia tetap menjadi pilihan utama.
Sepanjang kariernya, Ernando mencatat 81 pertandingan dengan 26 clean sheet dari total 7.998 menit bermain. Di Timnas Indonesia senior, ia tampil 13 kali dengan torehan 5 clean sheet sejak debut pada 13 Desember 2021.
Rekan setimnya, Andhika Ramadhani, juga memiliki harga pasar tinggi, yakni Rp 3,48 miliar. Ia promosi ke tim senior Persebaya Surabaya pada 26 September 2020 dan terikat kontrak hingga 30 Juni 2026.
Kiper kelahiran Surabaya, 5 Januari 1999 itu memiliki tinggi 1,84 meter dan kaki dominan kanan. Meski belum dimainkan musim ini karena Ernando jadi pilihan utama, catatan kariernya cukup impresif.
Andhika sudah mencatat 60 pertandingan dengan 20 clean sheet dari 4.727 menit bermain. Nilai pasarnya yang stabil membuatnya masuk jajaran elit kiper lokal termahal musim ini.
Selain dua kiper Persebaya Surabaya, daftar enam kiper lokal termahal Super League 2025/2026 juga dihuni Nadeo Argawinata dari Borneo FC.
Kiper Timnas Indonesia itu memiliki harga pasar Rp 5,65 miliar, tertinggi di antara semua kiper lokal.
Nadeo, kelahiran Kediri, 9 Maret 1997, bergabung dengan Borneo FC pada 1 Juli 2023 setelah membela Bali United. Sepanjang karier, ia sudah tampil 161 kali dengan 53 clean sheet dari total 14.148 menit bermain.
Berikutnya ada Adi Satryo yang kini memperkuat Arema FC. Kiper kelahiran Tangerang, 7 Juli 2001 itu dibanderol Rp 3,48 miliar setelah pindah dari PSIS Semarang pada 1 Juli 2025.
Adi mengawali musim dengan kemenangan 4-1 atas PSBS Biak meski kebobolan satu gol. Sepanjang kariernya, ia sudah memainkan 66 laga dengan 22 clean sheet dari 5.652 menit bermain.
Muhammad Riyandi dari Persis Solo juga memiliki nilai pasar Rp 3,48 miliar. Kiper kelahiran Bogor, 3 Januari 2000 itu sempat mengalami penurunan harga setelah cedera robek ligamen pada musim 2022/2023.
Cedera tersebut membuatnya absen 198 hari dan melewatkan 22 pertandingan. Meski begitu, ia tetap menjadi andalan Persis Solo dengan catatan 97 laga dan 25 clean sheet.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
