Jordi Amat dan Rizky Ridho di Persija Jakarta jelang Super League 2025/2026. (Media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta akan menghadapi Persita Tangerang dalam laga pertama Super League 2025/2026. Ini akan menjadi ujian perdana bagi duet Jordi Amat dan Rizky Ridho dalam menjaga pertahanan Macan Kemayoran.
Sesuai jadwal, Persija vs Persita jadi laga kedelapan pekan pertama Super League 2025/2026. Pertarungan itu akan dimainkan di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (10/8) malam mulai pukul 19.00 WIB.
Persita jelas bukan lawan mudah untuk Macan Kemayoran. Meski nama besarnya tak seperti Persija, tapi Pendekar Cisadane dikenal sebagai kuda hitam yang selalu merepotkan tim-tim besar.
Persija telah merasakannya pada musim lalu. Macan Kemayoran gagal menyapu bersih kemenangan dua laga yang terjadi pada Liga 1 2024/2025, karena sempat ditahan imbang 0-0 dalam laga tandang.
Selain itu, Persita kini ditangani oleh Carlos Pena, yang merupakan mantan pelatih Persija Jakarta. Sedikit banyak Pendekar Cisadane kini tahu bagaimana karakter dan gaya bermain para pemain Macan Kemayoran yang pernah diasuh Pena.
Karena itu, Persija jelas ingin maksimal di laga malam nanti. Mauricio Souza sebagai pelatih pun pasti tak akan main-main dalam menentukan formasi. Seluruh pemain terbaiknya diproyeksi akan tampil.
Dari penjaga gawang, misalnya. Carlos Eduardo akan menjadi opsi utama Souza. Dia akan mengawal pertahanan terakhir Macan Kemayoran di bawah mistar.
Kemudian di lini belakang, Jordi Amat dan Rizky Ridho akan berduet. Ini jadi kali kedua bagi mereka bermain bersama di Persija. Namun, juga yang pertama karena dalam debutnya melawan Arema FC, laga tersebut bukan laga resmi melainkan hanya uji coba.
Saat melawan Arema FC, duet Jordi Amat dan Rizky Ridho terbilang lumayan. Namun, itu tentu tak bisa jadi patokan karena pertandingan sesungguhnya baru akan terselenggara pada malam ini.
Jordi dan Ridho pun tak akan berduaan. Duet itu akan dibantu oleh dua bek sayap yang rajin naik dan turun. Souza diyakini akan menurunkan Alfriyanto Nico di sisi kanan, sekaligus memenuhi regulasi satu pemain U-23 bermain minimal 45 menit.
Keputusan Souza menurunkan Nico sebagai fullback kanan agar Alan Cardoso dapat tampil. Fullback kiri asal Brasil itu sebelumnya hanya masuk dari bangku cadangan saat melawan Arema.
Bergeser ke lini tengah, duet Van Basty Sousa dan Fabio Calonego seolah sudah mengunci. Penampilan mereka sangat solid dan mengundang decak kagum dalam laga uji coba.
Peran Van Basty Sousa dan Fabio Calonego dalam melakukan transisi pun akan diteruskan oleh Gustavo Franca. Playmaker asal Brasil itu dapat memberikan pelayanan sempurna untuk trio lini depan, yang diprediksi dihuni oleh Allano Lima, Eksel Runtukahu, Maxwell Souza.
Nama terakhir adalah pemain yang baru didatangkan Persija beberapa waktu lalu. Tapi, bukan tak mungkin dia akan langsung diturunkan sebagai starter, mengingat Gustavo Almeida sebagai ujung tombak masih absen.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
